Capaian Vaksinasi Pamekasan Rendah, Gagal Masuk PPKM Level 1

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) MASIH RENDAH: Capaian vaksinasi di Pamekasan masih rendah mengakibatkan Pamekasan yang naik ke PPKM level 1 harus turun ke level 2 kembali.

KABARMADUR.ID, PAMEKASAN-Tidak berselang lama, Pamekasan yang naik ke level 1, kembali turun ke level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kondisi itu setelah pemerintah pusat kembali merilis status daerah dalam penerapan PPKM.

Informasi tersebut disampaikan oleh Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0826 Pamekasan Letkol Inf Tajo Baskoro. Dia mengatakan, kendati Pamekasan sudah menggalakkan program vaksinasi melalui program sekolah tangguh, pesantren tangguh, masjid tangguh dan pasar tangguh, namun capaian vaksinasi di Pamekasan masih rendah.

“Sebenarnya kita (Pamekasan) sudah level 1. Tapi karena ada aturan baru, capaian vaksinasi harus 70 persen, kita naik ke level 2,” ucapnya.

Menurutnya, capaian vaksinasi Pamekasan di Jawa Timur paling rendah. Sementara untuk mencapai herd immunity, capaian vaksinasi harus 70 persen. Letkol Inf Tajo menerangkan, tempat isolasi terpusat (isoter) masih disiagakan. Namun, isoter di Pamekasan sudah lama kosong tanpa penghuni.

Menurutnya, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus gelombang ketiga, perlu meningkatkan 3M dan 3T. 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. 3T yaitu testing, tracing dan treatment. Jika semua itu dilakukan dengan ketat, maka tidak perlu khawatir akan terjadinya lonjakan kasus baru.

“Kami terus mendorong agar semuanya mau divaksin untuk mencapai herd immunity,” tutupnya.

Di lain pihak, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan dr. Syaiful Hidayat mengungkapkan, pasien terinfeksi Covid-19 di RSUD SMart hanya tersisa satu orang. Pasien tersebut sudah lima hari dirawat di RSUD SMart. Namun, gejala yang dialami terbilang rendah.

“Usianya 52 tahun, asal Kecamatan Proppo. Tapi kondisinya sudah membaik,” ucap dokter dengan sapaan akrab Yayak ini.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Nanang Suyanto menerangkan, capaian vaksinasi di Pamekasan sejauh ini baru mencapai 13,89 persen. Pihaknya terus menggalakkan program vaksinasi untuk mencapai herd immunity

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *