oleh

Cara Nurul Jadid Peringati HUT RI ke-75

Upacara Libatkan Kepala Dusun, Terapkan Protokol Kesehatan

Kabarmadura.id/Sumenep-Hari Ulang Tahun HUT RI ke-75 disemarakkan oleh berbagai lembaga pendidikan di Sumenep, salah satunya di Yayasan Nurul Jadid Bapelle, Desa Karduluk Kecamatan Pragaan, yang memang secara istikamah setiap tahun memperingati dengan berbagai cara kreatif, salah satunya mengundang para kepala dusun sekitar lembaga.

MOH.RAZIN, SUMENEP

Senin (17/8/2020) menjelang pukul 06.15 WIB, lalu lalang siswa menuju lembaga paling utara di Desa Karduluk guna untuk mengikuti upacara bendera merah putih di halaman lembaga. Mereka terdiri dari siswa PAUD, MI, dan MTs.

Siswa yang kebetulan mendapatkan tugas dalan upacara tersebut mulai ambil tugas masing-masing, mulai dari pasukan pengibar bendera, sampai paduan suara yang akan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan.Mereka terlihat melakukan geladi bersih.

Tepat pukul 07.00 WIB, seperti jadwal yang ditentukan sejak awal semua persiapan sudah rampung, dan MC upacara sudah cek sound dan membacakan rentetan acara di upacara yang digelar di halaman sekolah.

Acara benar-benar berlangsung khidmat, seluruh undangan yang terdiri dari perwakilan empat kepala dusun di Karduluk merupakan cara tidak biasa dalam lembaga pendidikan.

“Kami memang punya cara sendiri memaknai kemerdekaan ini, dengan mengundang kepala dusun itu, diharapkan masyarakat mempunyai pemahaman dalam memaknai misi kemerdekaan, sebab kepala dusun nanti juga bisa menyampaikan baik secara langsung maupun imbauan,” ungkap Moh Dahlan dalam sambutannya sebagai pembina upacara.

Dahlan melanjutkan, termasuk inovasi refleksi kemerdekaan yang ditanamkan oleh pemerintah pusat yang harus disampaikan ke lapisan terbawah di masyarakat ada enam butir poin yaitu fokus, kemajuan, global, merata, dan kokoh.

Dari keenam poin tersebut, jika sudah dilakukan dan didapatkan oleh masyarakat Indonesia maka secara otomatis makna atau substansi kemerdekaan benar-benar bisa dinikmati. Sehingga upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) terus menerus harus ditingkatkan.

“Misalnya fokus, maka yang bersekolah fokus belajar dan belajar, yang bertani fokus ke taninya masing-masing. Misalnya juga dalam pemerataan baik dari perekonomian, kesehatan, antara orang Sumenep dan seluruh daerah Indonesia mempunyai hak yang sama untuk sehat dan sebagainya,” imbuhnya.

Peringatan HUT RI di lembaga yang menaungi 4 instansi mulai dari PAUD, MI,MTs, dan Diniyah tersebut tidak hanya seremonial upacara saja. Mulai malam Senin (16/8), lembaga tersebut menggelar istighosah bersama masyarakat, upacara, dan dilanjutkan dengan istighosah yang terdiri dari seluruh siswa dan jajaran guru.

“Alhamdulillah semua itu dilaksanakan dengan protokol kesehatan,” pungkasnya. (pai)

Komentar

News Feed