Catatan Kecil Fadol sebelum menjadi Ketua Percasi, Motivasi Orang Tua Menjadikan Kecintaan Terhadap Catur

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) KETUA DPRD: Dari SD gila main catur, Fadol dipilih jadi ketua Percasi

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Cinta dan tekun pada permainan jenis catur bisa membuahkan hasil, seperti yang dialami oleh Fadol warga asal Desa Jerengoan Kecamatan Omben Kabupaten Sampang. Pasalnya, berkat kecintaannya terhadap permainan catur, Fadol dipilih sebagai ketua cabang olahraga (cabor) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) wilayah Sampang untuk periode 2020-2024.

JAMALUDDIN, OMBEN

Bacaan Lainnya

Adapun terkait kecintaannya terhadap permainan catur ini, Fadol menuturkan, bahwa dirinya suka main catur karena sebelumnya ada bimbingan dari orang tuanya. Sebab, semenjak ia duduk di kelas enam sekolah dasar (SD), orang tuanya selalu mengajak main catur saat ada waktu senggang. Bahkan, bersama bapaknya, ia main catur sampai larut malam. Sehingga pada tahun 1992, ia berhasil meraih juara satu lomba catur tingkat kecamatan.

“Saya gila catur dari kecil, waktu itu saya sering diajak main oleh  orang tua, dan alhamdulillah saya juara satu tingkat kecamatan,” kata Fadol kepada Kabar Madura, Selasa (8/12/2020).

Selain itu, kata Fadol, sampai saat ini sudah empat tahun tidak berhadapan dengan papan catur. Sebab, orang tuanya yang selalu menemani dan menjadi motivasi sudah tiada. Sehingga saat berhadapan dengan papan catur dia  selalu ingat pada orang tua.

“Dari tahun 2015 saya vakum, karena orang tua sudah meninggal. Jadi, ketika buka catur saya ingat bapak,” imbuhnya.

Namun, lanjut pria yang juga sebagai Ketua DPRD Sampang itu, karena sudah lama tidak main catur, akhirnya ia bermain dengan staf dan teman-temannya saat ada waktu senggang. Sembari bermain catur, ketua DPRD itu bercerita bahwa dari SD dia sudah gila main catur.

Kemudian, dirinya dipertemukan dengan komunitas catur dengan nama komunitas Percasi, sehingga berdasarkan  pengalaman dan sepak terjangnya di Percasi, dia dipilih sebagai ketua Percasi periode 2020-2024.

“Mungkin ketua Percasi sebelumnya tidak bisa melanjutkan masa kepemimpinannya, sehingga ia diminta untuk jadi ketua Percasi,” tutur Fadol Ketua DPRD Sampang itu.

Kendati demikian, motivasinya suka main catur yaitu karena dia satu-satunya anak kecil yang bisa mengalahkan orang dewasa dengan permainan catur. Sehingga, pada saat ia masih SD, Fadol adalah satu-satunya anak kecil yang mengalahkan gurunya.

Selain daripada itu, melalui permainan catur, kita dituntut untuk berpikir kritis. Sehingga kemampuan bermain catur tidak mudah dimiliki semua orang.

“Catur ini menarik, karena bisa melalui permainan ini kita bisa mengalahkan orang dewasa. Kalau tinju dan sepak bola tidak mungkin,” pungkasnya. (mal/mam).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *