oleh

Catatan Piala Gubernur Jatim 2020

Kabarmadura.id-Petualangan Madura United di Piala Gubernur Jawa Timur (PG Jatim) 2020 terhenti di babak Semifinal, setelah menyerah 2-1 atas Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (17/2/2020) malam.

Turnamen bergengsi di Provinsi Jatim ini terbilang baru pertama kalinya diikuti oleh Laskar Sape Kerrab-julukan Madura United setelah sempat vakum dalam beberapa waktu lama. Kabar Madura merangkum berbagai hal yang terjadi selama perhelatan kejuaraan yang diikuti sebanyak 8 tim peserta lima diantaranya adalah tim  asal Jawa Timur. 

Pelaksana Pertandingan

Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur adalah pelaksana kejuaraan yang dibuka langsung oleh Gubernur Jawa  Timur.  Dalam kejuaraan tersebut,  selama babak penyisihan yang dibagi dalam dua grup pertandingan dilaksanakan di Stadion Gelora Bangkalan dan Stadion Kanjuruhan Malang.

Dalam pelaksanaan pertandingan Grup A  di Stadion Gelora Bangkalan, Panpel Lokal Madura United sebagaimana disampaikan Umar Wachdin, marketing Madura United FC hanya kebagian tugas mengurus perijinan pertandingan, ijin dan biaya pengunaan venue pertandingan dan juga pengelolaan tiket pertandingan. Sementara untuk sisi teknis lainnya, semuanya dilaksanakan oleh Asprov PSSI Jawa Timur.

Ditempati sebagai tuan rumah Grup, Madura United  FC tidak mendapatkan hak match fee pertandingan, hotel penginapan, kendaraan angkutan pemain dan juga tidak mendapatkan subsidi sebagai  tuan rumah.

“Secara umum, tugas pelaksanaan penyisihan grup A di Stadion Gelora Bangkalan selesai dengan baik. Secara kepanitiaan tugas kami hanya memback up, karena sebagian besar panitia pelaksana pertandingannya adalah dari Asprov ,” ungkap Umar.

Dalam pelaksanaan pertandingan Piala Gubernur Jatim di Grup A, jumlah pengamanan yang diterjunkan mencapai 1.200 personel pengamanan gabungan dari kesatuan Polri dan TNI. Jumlah tersebut tergolong sangat besar mengingat selama pelaksanaan Liga 1, belum pernah jumlah pengamanan yang diterjunkan mencapai angka tersebut.

“Standar pengamanannya  sangat ketat, bisa dikatakan hampir sama dengan standar pengamanan di stadion besar dengan kapasitas penonton  di atas 40.000 seperti di SGBT dan SGBK,” imbuh Umar

Jebolan Akademi Dapatkan Panggung

Kematangan alumnus Madura United U20 Moch Kevy Syahertian kian terlihat di PG Jatim 2020. Catatan paling gemilangnya saat menghadapi Persik Kediri. Pemain yang lahir di Jember tersebut menjadi pahlawan Madura United lewat gol semata wayangnya.

Gol tersebut tercatat sebagai gol pertamanya dalam pertandingan resmi Madura Unted atau turnamen. Sejatinya, dia telah mencetak gol debutnya bersama tim yang berbasis di Pulau Garam ke gawang Terengganu FC Malaysia, saat jalani pertandingan ujicoba.

“Semoga ke depannya saya bisa lebih baik lagi bersama Madura United. Semoga juga, saya bisa membantu Madura United berprestasi nanti di Liga (1 2020),” harap Kevy.

Drama Tiket Semifinal

Yang paling mencuri perhatian pada babak penyisihan grup PG Jatim 2020 terjadi di Grup A. Tiga tim yang memiliki kans lolos ke babak semifinal, yakni Madura United, Persebaya Surabaya, dan Bhayangkara FC.

Ketika Madura United tunduk ke Persebaya Surabaya 4-2 dan memastikan tim kebanggaan Bonek Mania itu melaju ke babak semifinla, Bhayangkara FC hanya membutuhkan hasil imbang atau kalah dengan skor tipis 1-0.

Akan tetapi, Persik Kediri memberikan kejutan dengan menundukkan Bhayangkara FC 3-0. Tak ayal jika satu tiket semifinal di Grup A menjadi milik Madura United yang peluang lolosnya tergantung ke hasil laga tersebut. (idy)

 

Statistik Madura United di PG Jatim 2020

Gol

Alberto Goncalves (2)

Haris Tuharea (2)

Moch Kevy Syahertian (1)

Assist

Greg Nwokolo (2)

Brian Ferreira (1)

Marckho Sandy Meraudje (1)

Samuel Schristianson Simanjuntak (1)

Komentar

News Feed