Cegah Angka Stunting, Dinkes Sampang Gelar Pelatihan PMBA

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) KEGIATAN: Pelatihan PMBA untuk membuat menu bergizi serta dapat mencegah peningkatan angka stunting dan dapat memenuhi kebutuhan gizi.

KABARMADURA.ID, Sampang -Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang gelar pelatihan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) kepada kader dan bidan. Kegiatan itu dilaksanakan di Hotel Panglima, Jalan Sudirman IV Sampang, Senin (9/11/2020).

Kegiatan PMBA itu dalam rangka memberikan peningkatan kapasitas dalam mengelola pola asuh kepada anak, sehingga dapat mencegah peningkatan angka stunting, dan dapat memenuhi kebutuhan gizi.

Bacaan Lainnya

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi menuturkan, bahwa pelatihan PMBA tersebut digelar untuk dapat memberikan pemahaman kepada kader serta bidan, tujuannya dalam mengelola pola asuh kepada bayi balita. Sehingga, dengan pelatihan itu diharapkan bisa merubah  bayi yang awalnya memiliki gizi buruk dan gizi kurang baik bisa jadi gizi baik.

“Pelatihan itu kepada kader dan kelas bidan, dalam rangka menyiapkan menu makanan, sesuai dengan kebutuhan bayi balita,” ungkapnya, senin (9/11/2020).

Ditambahkan Agus, para kades dan bidan dilatih mulai dari penyiapan untuk mengelola bahan-bahan lokal yang ada di tempat tersebut, seperti dari daun kelor dan bahan-bahan lainnya yang sekiranya akan menambah gizi kepada bayi balita.

Masih menurut Agus, dengan pelatihan dan pemahaman terhadap kader serta bidan, kedepan bisa diterapkan kepada ibu-ibu untuk memberikan makanan kepada balita sesuai dengan menu yang sudah diketahui, sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi.

“Kegiatan itu juga dilatih untuk pembuatan menu makan, sehingga nanti ibu-ibu itu bisa memberikan makan sesuai menu yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Dengan patihan itu, Plt Kadinkes ini mengharapkan  masyarakat menerapkan pola hidup sehat, dan bisa menerapkan pemberian menu makanan yang bergizi kepada bayi balita, dan ada kemampuan untuk mencegah stunting di Kota Bahari ini.

Pria yang dikenal ramah itu menambahkan, dalam menjalankan program masyarakat hidup sehat perlu dukungan dan dorongan dari masyarakat dan semua pihak. Sehingga kedepan balita di Sampang semakin sehat dan kuat.

“Saya berharap mereka menerapkan pemahaman yang sudah diberikan, dan ada perubahan perilaku, ada kemampuan untuk menyiapkan menu untuk mencegah stunting,” pungkasnya. (mal/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *