oleh

Cegah Covid-19, Bupati Sampang Intruksikan TKI Lakukan Isolasi Mandiri

Kabarmadura.id/Sampang-Kabupaten Sampang, kerap kedatang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia. Terbaru, sebanyak 61 TKI yang pulang ke Kota Bahari akibat penerapan lockdwon di negeri jiran. Tidak ingin kecolongan, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengintruksikan 61 TKI untuk lakukan isolasi mandiri.

Pantauan Kabar Madura, pada Kamis (16/4/2020) sekitar pukul 11.30 WIB, 61 TKI yang baru tiba dari Malaysia itu dilakukan pemeriksaan kesehatan di posko Covid-19, Kecamatan Jerengik. Hal itu untuk memastikan para TKI bersih dari Covid-19.

Bupati Sampang H. Selamet Junaidi mengatakan, pihaknya tidak mau mengambil resiko selama wabah Covid-19 berlangsung. Oleh karena itu, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, semua TKI yang pulang kampung harus melakukan perawatan isolasi mandiri di rumah masing-masing agar upaya pencegahan penyebaran Covid-19 berjalan optimal.

Dirinya mengungkapkan, 61 TKI tersebut tidak semuanya berasal dari Kabupaten Sampang. Dari jumlah itu, hanya 42 TKI yang merupakan warga Kota Bahari. Kendati demikian, seluruh TKI tersebut tetap dilakukan pemeriksaan.

“Semua TKI sudah dicek kesehatannya dengan skiner /suhu tubuh dan didata untuk mempermudah pemantauannya, setelah iti, para TKI harus isolasi mandiri dulu,” ungkapnya, Kamis (16/4/2020).

Sementara itu, Juru Bicara Tim Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sampang Djuwardi mengatakan, hasil dari pemeriksaan kesehatan di posko Covid-19, puluhan TKI asal Sampang itu dinyatakan dalam keadaan bersih dari Covid-19, sehingga TKI tersebut langsung dipulangkan ke daerah masing-masing.

Kendati demikian, pihaknya menegaskan akan mengintruksikan petugas kesehatan di masing-masing kecamatam, untuk tetap melakukan pemantauan selama 14 hari kedepan terhadap kondisi kesehatan para TKI yang berasal dari Kecamatan Ketapang, Banyuates, Jrengik, dan Sokobanah tersebut.

“Jika nanti ada gejala Covid-19 pihak satgas kecamatan akan melakukan penarikan terhadap TKI itu untuk di karantina,” tutupnya. (mal/pin)

Komentar

News Feed