Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Tutup Puskesmas Rubaru dan Saronggi

  • Whatsapp
(KM/Razin) NORMAL: Perwajahan pelayanan kesehatan sebelum ada Covid-19.

Kabarmadura.id/Sumenep-Setelah ditetapkan sebagai zona merah, Bupati Sumenep A Busyro Karim menutup dua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kecamatan Saronggi dan Kecamatan Rubaru.

Hal itu dilakukan karena tenaga medis yang dinyatakan terinfeksi Covid-19 sempat beraktivitas di dua puskesmas tersebut dan bahkan membuka praktek di rumahnya.

Bacaan Lainnya

Karena itu, penutupan dua puskesmas tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus penyebab Covid-19. Selama ditutup, tidak ada pelayanan di kedua puskesmas tersebut. Pemkab juga akan melakukan rapid test kepada seluruh karyawan di kedua puskesmas tersebut.

“Sementara kami hanya mampu melakukan rapid test yang melayani 20 orang saja setiap hari.Yang di Kemenag saja sudah puluhan yang mendaftar. Nah keterbatasan ini menjadi problem tersendiri bagi kami tentunya,” katanya, kemarin.

Sementara itu, bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, disarankan untuk pergi ke puskesmas terdekat.

“Sekadar informasi, kami berlakukan lokalisasi, kami ambil kebijakan untuk menutup aktivitas kedua puskesmas tersebut. Bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan dipersilakan ke puskesmas atau posyandu terdekat,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya mengimbau, jika pada akhirnya Sumenep diharuskan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), maka pihaknya berharap masyarakat tetap tenang dan waspada serta tetap mengikuti petunjuk pemerintah pusat. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *