oleh

Cegah Stunting, Dinas Kesehatan Sampang Galakkan Minum Tablet Tambah Darah

Kabarmadura.id/SAMPANG-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang sukses menggelar gebyar pemberian dan minum tablet tambah darah pada remaja putri dalam rangka menurunkan kasus stunting di Sampang.

Bertempat di gedung PKPRI Trunojoyo, Senin (29/4), kegiatan tersebut disambut antusias para remaja putri yang nantinya menjadi calon ibu bagi bayi-bayi generasi baru Kota Bahari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan,  dalam rangka merealisasikan amanah Paraturan Presiden (Perpres) Nomor 42 Tahun 2013 Tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dan Peraturan Bupati (Perbup) Sampang Nomor 6 Tahun 2013 Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) serta Perbup Sampang Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Upaya Penurunan Stunting.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi menuturkan, latar belakang terselenggaranya kegiatan itu, karena Kabupaten Sampang termasuk salah satu dari 12 kabupaten di Provinsi Jawa Timur (Prov Jatim) yang menjadi lokus prioritas stunting. Salah satu upaya menurunkan stunting itu dengan mencegah anemia.

Selain itu, gebyar pemberian tablet tambah darah merupakan salah satu upaya untuk memberikan motivasi kepada para remaja putri dalam menjalankan pola hidup sehat dengan asupan gizi yang seimbang dan rutin minum tablet tambah darah.

”Sasaran kagiatan ini, lebih kurang 3.846 remaja putri, maka kami harap para remaja putri untuk membiasakan minum tablet tambah darah secara rutin. sehingga kasus stunting menurun,” tutur Agus Mulyadi kepada Kabar Madura, Senin (29/4).

Agus menjelaskan, anak usia sekolah, khususnya remaja putri adalah aset yang nantinya akan meneruskan generasi bangsa dan melahirkan generasi emas pada masa mendatang. Untuk itu, para remaja putri di Kota Bahari harus sehat dan cerdas, tentunya jika bersedia menjalankan pola hidup lebih sehat.

“Para remaja putri ini, harus membiasakan diri sarapan kalau mau berangkat sekolah dengan makanan yang beragam dan bergizi, biasakan makan sayur dan buah, olahraga rutin dan minum tablet tambah darah,”jelasnya.

“Dalam rangka menuntaskan stunting ini, kita mulai dari hulu, yakni para remaja putri yang akan menjadi ibu hamil, harus sehat tidak boleh ada yang anemia dan kurang giri serta membiasakan gerakan hidup sehat, sehingga Sampang ke depan menjadi kabupaten yang bebas stunting,” tutupnya.

Untuk diketahui, acara gebyar pemberian tablet tambah darah itu dihadiri langsung Bupati Sampang Slamet Junaidi, jajaran Forum Komonikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Sampang, perwakilan pimpinan Polres dan Kodim 0828, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), semua kepala puskesmas, kepala sekolah dan 1.000 siswi perwakilan dari 36 lembaga pendidikan di Sampang. (sub/pai/waw)

Komentar

News Feed