Cerita Awal Karir Winger Madura United David Laly

(FOTO: KM/ HNEDRA WCP) PEMULIHAN: Winger Madura United David Laly masih butuh waktu tiga pekan lagi untuk pulih.

KABARMADURA.ID | Banyak cerita menarik awal bisa mencintai sepak bola dari kalangan pesepakbola profesional hingga awal meniti karir. Salah satunya seperti yang dilalui Winger Madura United David Laly.

SYAHID MUJTAHIDY, PATI

David menyukai sepak bola berawal dari perjuangannya dalam mencari televisi untuk menyaksikan final Piala Dunia 1998 dari layar kaca. Partai puncak itu mempertemukan antara Tim Nasional (Timnas) Prancis versus Timnas Brasil di Stade de France, 12 Juli 1998.

Bacaan Lainnya

Pertandingan tersebut menyita perhatian pecinta sepak bola sedunia. Sebab, laga final mempertemukan Timnas Prancis sebagai tim tuan rumah melawan Timnas Brasil yang berstatus sebagai juara bertahan Piala Dunia 1994.

Dari keseruan dan antusiasme masyarakat untuk menyaksikan laga itu, mulai lah timbul kecintaah dalam diri David terhadap dunia sepak bola. Saat itu, dia mulai mengukir impian untuk menjadi pesepakbola profesional yang bisa disaksikan banyak orang.

Di samping itu, pemain asal Jayapura itu menyampaikan, kala itu senang dengan salah satu pemain bintang Timnas Prancis Zinedine Zidane yang bermain sebagai gelandang serang. Kebetulan, saat itu pemain yang diidolakan menang dan sukses membawa timnya juara.

Lantaran Zidane bermain sebagai gelandang, David mengutarakan, awal mulai bermain sepak bola, dirinya berposisi sebagai gelandang sebelum memilih untuk bermain sebagai pemain depan.

“Awal suka saat Piala Dunia 98, menonton Prancis lawan Brasil di final. Saat itu, TV (televisi) susah untuk menonton, sampai cari-cari dan akhirnya dapatnya di tempat tetangga. Di situ, saya senang sekali dengan Zidane (Pemain Prancis),” ceritanya kepada Kabar Madura, Rabu (22/12/2021).

Selain itu, winger berusia 29 tahun itu juga pernah bermain menggunakan bola plastik saat kecil bersama teman sebayannya, serta menggunakan gawang yang kecil hanya sebatas tanda untuk menyarangkan bola. Berbeda dengan gawang seperti saat ini yang lebih besar dengan ukuran yang telah ditentukan.

Saat ini David bisa berkembang hingga menjadi pemain profesional dan telah membela tim besar, termasuk Madura United. Dia juga pernah berkarir di luar negeri, ialah Malaysia.

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.