Cerita dari Peraih Juara 3 LKTI Nasional, Iseng yang Membawa Prestasi

(FOTO: Ani for Kabar Madura) LUARBIASA: Ani Rudianti dan Aura Intan Wulandari.

KABARMADURA.ID | Dua remaja putri asal Sumenep ini mampu mengharumkan nama sekolah dan daerahnya. Bagaimana tidak, mereka telah berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat Nasional diselenggarakan oleh Universitas W.R. Supratman Surabaya. Mereka bernama Ani Rudianti dan Aura Intan Wulandari.

IMAM MAHDI, SUMENEP

            Kedua siswi SMA Muhammadiyah 1 Sumenep itu mengaku hanya iseng ikut-ikutan LKTI. Sebelumnya, mereka berdua tidak memiliki niatan khusus untuk menjadi peserta lomba. Artinya hanya sekadar coba-coba. Keduanya tergabung dalam satu kelompok.

Bacaan Lainnya

Setelah resmi mendaftarkan diri sebagai peserta, mereka bergegas untuk membuat proposal KTI. Mereka mengaku proses pengerjaan KTI-nya dari 28 Januari-2 Februari 2022. Pembimbingnya adalah gurunya sendiri yang bernama Yuni Haryati. Judul KTI yang mereka tuliskan yaitu Semir dari Limbah Kulit Pisang.

Setelah yakin dengan karyanya, mereka mengirimkannya ke pihak penyelenggara melalui e-Mail dan WhatsApp. Mereka resmi mengikuti seleksi tahap pertama pada 15 Februari 2022. Setelah panitia menyeleksi KTI dari semua peserta lomba, nama mereka ada di daftar finalis yang lolos LKTI. “Alhamdulillah, kami masuk final LKTI,” ungkap Ani Rudianti Kamis (24/2/2022).

Sementara itu, untuk peserta yang masuk sebagai finalis, diwajibkan untuk mempresentasikan karyanya di Universitas W.R. Supratman pada 22 Februari 2022. Sebelum berangkat, keduanya mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik agar tampil maksimal saat presentasi di hadapan dewan juri.

“Kami terpilih sebagai peserta nomor urut pertama untuk tampil presentasi. Alhamdulillah, presentasinya tidak ada kendala,  cuma sedikit grogi,” ujar Ani Rudianti.

Sementara itu, Intan Wulandari mengaku, ia bersama Ani Rudianti hanya belajar selama tiga hari sebelum presentasi. Sebelumnya, ia mengaku hanya belajar setengah jam mengenai karya yang akan dipresentasikan tersebut. Setelah presentasi, ternyata mereka berhasil menjadi juara 3 LKTI Nasional.

. “Kami, tidak tahu apa-apa mungkin karena keistikamahan belajar mendapatkan keberkahan hingga juara LKTI Nasional. Alhamdulillah, saat ini kami diberi kepercayaan untuk membimbing adik kelas,” pungkas perempuan yang kerap disapa Intan itu.

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.