oleh

Cetak Atlet Unggul, Pemkab Sumenep Bangun GOR di Kepulauan

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dalam rangka meningkatkan kualitas olahraga di kepulauan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), tahun ini membangun sarana atau gedung olahraga (GOR) di Kepulauan Gayam dan Sapeken.

Pembangunan GOR di Kepulauan Gayam, dimulai dengan ritual peletakan batu pertama oleh Bupati Sumenep A Busyro Karim bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait saat melakukan safari kepulauan. Pembangunan GOR tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat kepulauan.

“Apalagi pembangunan gor ini, bukan sekadar keinginan kami semata, tetapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat melalui serap aspirasi,” katanya.

Bupati dua periode itu juga berharap, pembangunan sarana olahraga tersebut benar-benar bermanfaat bagi masyarakat kepulauan, baik untuk berolahraga untuk mendapatkan tubuh yang sehat.

Kepala Disparbudpora Sumenep Bambang Irianto juga menjelaskan, pembangunan tersebut diharapkan memupuk semangat dalam rangka meningkatkan kualitas latihan, sehingga tercetak bibit muda bahkan mengukir prestasi dari kepulauan, secara khusus di Kecamatan Gayam.

“Secara otomatis, dengan fasilitas olahraga yang lengkap itu, lahir bibit atau atlet-atlet berprestasi dari kecamatan yang diperhitungkan di kancah regional, nasional bahkan internasional,” harapnya.

Mantan kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep itu juga mengutarakan, agar ada pemerataan perhatian dalam bidang atau dunia olahraga di Kota Keris ini, maka tahun ini akan dibangun dan rehabilitasi GOR.

“Untuk tahun ini ada dua pembangunan yang sedang berjalan, di kepulauan semua. Ada yang rehab, yaitu Sapeken, dan bangunan dari nol untuk yang Kepulauan Gayam tadi,” paparnya.

Pada pengerjaannya, pihaknya meminta masyarakat juga ambil peran, misalnya membantu megawasi, termasuk menggunakan dengan tepat dan memelihara kebersihannya.

Anggaraan kedua pembangunan tersebut sekitar Rp2,7 miliar. Pembangunan GOR di Kepulauan Gayam dianggarkan Rp2,250 miliar, sementara untuk Kepulauan Sapeken Rp450 juta.

“Kami berharap, pembangunan itu berjalan lancar, sehingga ada perkembangan di dalam dunia olahraga, baik futsal, bulu tangkis, dan olahraga yang lainnya,” pungkasnya. (ara/waw)

Komentar

News Feed