Cetak Insan Qurani, Pemkab Sumenep Gelar Diklat MTQ

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SUBAIDI) SAKRAL: Pembukaan diklat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dihadiri langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Dalam rangka mencetak insan qurani dan menyiapkan kejuaraan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di ruang Arya Wiraraja Sekretariat Daerah Sumenep.

Pelatihan itu diikuti sebanyak 41 peserta dari semua cabang-cabang lomba MTQ. Kegiatan itu akan digelar selama 3 hari dari Ahad-Selasa (10-12/10/2021).

Salah satu tujuan diklat tersebut guna mempersiapkan kafilah Sumenep dalam menyongsong lomba MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim). Di mana gelaran itu bakal dihelat bulan November mendatang di Kabupaten Pamekasan.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, melalui MTQ ini para peserta bisa meningkatkan pemahaman, penghayatan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an dan menularkan pengamalan ajaran Islam bagi masyarakat Sumenep.

Selain kejuaraan yang menjadi harapan, dikatai Bupati Fauzi, adanya diklat dapat memberikan tuntunan melalui ajaran-ajaran yang terkandung dalam Al-Qur’an.

“Tentunya melalui diklat ini, mempunyai efek positif terhadap pengembangan kompetensi dalam menumbuhkembangkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, sehingga kegiatannya tidak dijadikan sasaran jangka pendek guna mengikuti pelaksanaan MTQ semata,” kata suami Nia Kurnia Fauzi itu, Senin (11/10/2021).

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, pelaksanaan MTQ adalah syiar Al-Qur’an yang sasarannya tidak hanya kepada peserta. Lebih dari pada itu juga masyarakat pada umumnya.

”Kegiatan ini merupakan salah satu program pemerintah di bidang agama yang memiliki makna penting bagi masyarakat, yakni menumbuhkembangkan kecintaan masyarakat, mensyiarkan Al-Qur’an,” imbuh dia.

Dengan begitu, Bupati Fauzi mengimbau seluruh masyarakat khususnya para generasi muda agar senantiasa mencintai Al-Qur’an, dan menjadikan pedoman hidup.

“Generasi muda harus pintar membaca Al-Qur’an, sekaligus memahami isi kandungan Al-Qur’an supaya menjadi generasi Qurani,” tukasnya.

Sementara itu, Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Setkab Sumenep Kamiluddin menyampaikan, adanya diklat itu diharapkan menjadi salah satu perantara para peserta MTQ dalam menambahkan pengalaman. Serta bisa mempersiapkan diri dalam ajang MTQ tingkat Jatim.

“Terutama di bidang pemahaman Al-Qur’an. Seluruh peserta putra putri dapat memaksimalkan diklat ini,”

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *