oleh

Cinta Literasi, PMII Terbitkan Buku tentang Perempuan

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Keprihatinan terhadap tingkat membaca mahasiswa yang kian menurun, memantik semangat aktivis perempuan di Pamekasan untuk membuat sebuah buku. Buku yang dirangkum dari berbagai karya tulis dan kecintaan segelintir mahasiswi itu, kemudian diluncurkan untuk kembali menggugah kecintaan mahasiswa terhadap dunia literasi.

Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa IAIN Madura Faizal Dzat menuturkan, hasil karya yang diluncurkan dalam kegiatan peringatan Hari Lahir PMII Ke-59 itu, tidak lain adalah untuk mengapresiasi semangat menulis para kader perempuan yang ada di bawah naungan Kopri PK PMII IAIN Madura.

Menurutnya, buku yang terdapat berbagai karya tulis ilmiah para kader Kopri PMII IAIN Madura itu, berawal dari kecintaan terhadap literasi, serta kekhawatiran terhadap kondisi mahasiswa secara umum, yang terlihat mulai enggan untuk membaca buku.

Kedua motivasi tersebut yang kemudian membuat kader Kopri PMII IAIN Madura, untuk membuat buku agar semangat dan kecintaan terhadap dunia literasi di kalangan mahasiswa bisa kembali dihidupkan dan ditingkatkan.

“Tulisan-tulisan yang dimuat dalam buku itu murni karya sahabat-sahabat kopri,” katanya, Senin (22/4).

Lebih lanjut mantan Pimpinan Umum (PU) LPM Activita IAIN Madura itu menjelaskan, untuk buku terbitan pertama, tulisan-tulisan yang dimuat dalam buku tersebut memiliki satu tema, yakni tentang peran dan perjuangan perempuan.

Dikatakannya, melalui buku itu, kader Kopri PMII IAIN Madura, dapat menuangkan ide-ide kreatif tentang upaya mengaktualisasikan semangat perjuangan perempuan terdahulu pada zaman milenial saat ini.

“Di dalamnya juga dimuat tentang perjuangan RA Kartini serta tokoh feminisme lain, untuk kemudian diaktulisasikan dalam kehidupan saat ini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PC PMII Pamekasan Lian Fawahan mengaku sangat mengapresiasi karya tulis kader PMII Putri yang dituangkan dalam bentuk buku. Dia berharap, dengan menerbitkan buku tersebut, kecintaan kader PMII di Pamekasan secara umum bisa ditingkatkan.

“Semoga kecintaan terhadap literasi ini bisa ditularkan dan dikembangkan,” harapnya. (pin/pai)

Komentar

News Feed