oleh

Ciptakan 1.532 Wirausahawan, hanya 20 Ajukan Pinjaman Dana Canneling

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN–Setelah melatih 1.532 orang pada tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan  menargetkan 1.800 orang pada program wirausaha baru di tahun 2021 ini. Tidak hanya hanya menambah target sasaran, bahkan juga menambah jenis pelatihan, dari awalnya 22 menjadi 27 jenis pelatihan.

Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenegakaerjaan, Transmigrasi Pamekasan Supriyanto menjelaskan, pada tahun 2021 lalu, kegiatan WUB terdiri dari pelatihan, pemagangan, pembinaan dengan workshop dan pendampingan oleh 41 orang fasilitator.

Pihaknya saat ini sedang mendataa dan mengklasifikasi jenis pelatihan. Rencananya, pada awal April 2021, kegiatan pelatihan sudah bisa dimulai. Pihaknya berharap, WUB tahun ini dapat bersinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain.

Sebab, masih ada kendala dalam memasarkan produk yang diciptakan oleh para peserta WUB. Karenanya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan diharapkan dapat bersinergi untuk hal itu.

“Kami mencoba bersama-sama bagaimana caranya produk WUB ini bisa dipasarkan. Kamai terus mencari peluang-peluang itu,” ucapnya.

Kendala lain yang dialami, sebagian peserta WUB terkadang hilang kontak dan sulit dihubungi setelah mengikuti pelatihan. Namun pihaknya mengaku terus menindaklanjuti. Di antaranya juga bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Indurstri (Kadin).

Sekitar 20 wirausaha baru sudah mengajukan pinjaman bantuan modal usaha kepada Bank UMKM dengan bunga 1 persen. Namununtuk melakukan survei ke lapangan, Bank UMKM mengalami keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

Selain itu, besaran pinjaman modal usaha tidak disesuaikan dengan nilai jaminannya, melainkan disesuaikan dengan nilai usahanya. Sehingga meski jaminannya besar, jika nilai kebutuhan modal usahanya kecil, maka diberikan seusai nilai usahanya.

“Jadi pinjaman ini disesuaikan dengan kebutuhan bukan disesuaikan dengan keinginan, apalagi disesuaikan dengan jaminan,” pungkasnya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Syafiuddin meminta agar semua OPD bisa bersinergi untuk mendorong optimalnya program WUB yang digagas oleh Pemkab Pamekasan. Selain itu, dia juga meminta agar para pemuda dapat menjemput peluang itu.

Menurutnya, jika semua pemuda memiliki pandangan yang dengan pemkab akan besarnya peluang dan besarnya keuntungan jika WUB disambut dengan baik maka pemuda di Pamekasan tidak akan lagi menjadi peminta nasib melainkan menjadi penentu nasib.

“Ini harus disambut dengan baik oleh semua elemen pemuda di Pamekasan,” tegasnya. (ali/waw)

 

Komentar

News Feed