oleh

Ciptakan Talenta Muda, Bentuk Komunitas Sekolah Model

Kabarmadura.id/SAMPANG-Komunitas sekolah model didirikan sebagai wadah untuk memberikan binaan serta pembelajaran kepada pemuda dan pemudi yang ingin belajar tentang dunia fashion baik di kancah regional, nasional, bahkan internasional.

Di dunia fashion bukan hanya diajarkan tentang jalan cantik (catwalk) saja, atau dandan cantik, tetapi lebih dari itu fashion mengajarkan  untuk bisa bertanggung jawab terhadap kewajiban masing-masing, dengan menjaga, merawat, lalu menginspirasi.

Selain itu, di komunitas sekolah model ini juga setiap anak atau pemuda  yang tergabung dituntut untuk aktif dan kreatif baik lewat pengetahuan yang mereka kuasai atau pengalaman yang mereka miliki.

“Ingin melahirkan bibit-bibit unggul lewat sekolah model, baik dari pengetahuan maupun pengalaman, sehingga dengan bekal tersebut akhirnya peserta yang tergabung di sekolah model bisa mengikuti event-event fashion,” Ucap Faqih sebagai owner sekolah model di Sampang, Minggu (13/9/2020).

Selain itu Faqih yang juga menjabat sebagai public relation di Jatim Winner menuturkan, latar belakang mendirikan sekolah model tersebut untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya fashion di dalam kehidupan sehari-hari kepada pemuda-pemudi di Kota Bahari, selain itu untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan anak pada proses pengembangan diri dan menguatkan rasa percaya diri dalam diri setiap anak untuk bisa tampil aktif dan kreatif.

“Makanya terlepas dari itu semua di dalam pembelajaran sekolah model Sampang ada Catwalk, Public speaking, personal branding, makeup & hair do, dan tata cara berbusana,” imbuhnya.

Kendati demikian, komunitas yang berdiri sejak 15 Januari 2020 tersebut sudah banyak prestasi yang diraih sebagai perwakilan Kabupaten Sampang, diantaranya dalam pemilihan putri cilik dan remaja Jawa Timur, Top 10 Prince Patin 2020, Juara 2 photogenic yang diadakan oleh sekolah MC Malang, Show dalam acara grand opening Madura Channel tahun 2020.

Tidak hanya itu, komunitas yang baru berdiri dan masih diikuti 25 peserta saat ini sudah masuk dalam group designer dan agency model seluruh Jatim, dan berkolaborasi dengan Yayasan Putra-Putri Batik Sampang dan Tiara Kusuma DPC Sampang.

“Alhamdulillah meskipun baru terbentuk, peserta yang ada di sekolah model bisa mewakili Sampang untuk ikut event fashion di luar daerah, dan semoga kedepan terus berkembang dan berkarya,” pungkasnya (mal/mam).

Komentar

News Feed