oleh

COO Madura United Annisa Zhafarina Qashri Lulus Tes UEFA CFM

Berangkat Kursus dengan Modal Pemikiran Stefan cs

Kabarmadura.id-Chief Operating Officer (COO) Madura United Annisa Zhafarina Qashri lulus test untuk menimba ilmu di Union of European Football Asoasiation Certificate in Football Management (UEFA CFM). Nisa, biasa dipanggil akan memulai kursus manajemen pada Agustus 2019 hingga Mei 2020 mendatang.

Di usianya yang menginjak 24 tahun, Nisa akan menjalani pembelajaran itu via online. Serta, dia akan belajar langsung di Nyon, Switzerland dan London, United Kingdom (UK). Proses kelulusan Nisa nama panggilan akrab putri satu-satunya Presiden Klub Madura United Achsanul Qosasi adalah berkat keseriusannya mendalami pemikiran Simon Kuper and Stefan Szymanski tentang sepak bola.

Tidak mudah untuk bisa lulus dalam program UEFA CFM. Lebih dari 3.000 calon peserta dari seluruh dunia yang berebut untuk lolos dalam program tersebut. Nisa, akhirnya mampu mengungguli para pesaingnya sehingga bisa dinyatakan lolos.

Bagaimana dan apa impian Annisa Zhafarina nantinya usai menalani UEFA CFM?. Termasuk bagaimana mewujudkan mimpi dalam mengembangkan manajemen sepakbola di Indonesia utamanya Madura United?. Berikut wawancara eksklusif Syahid Mujtahidy wartawan Kabar Madura dengan Annisa Zhafarina.

Sejak kapan Annisa Zhafarina menyukai sepak bola?

Sejak masih kecil, nenek aku bilang aku lebih suka mainan bola dari pada beli boneka. Lalu, waktu masih TK aku suka diajak papa buat nonton pertandingan sepakbola. Baik itu pertandingan timnas maupun pertandingan bola di dekat rumah.

Apakah kecintaan terhadap sepak bola dipengaruhi sang ayah Achsanul Qosasi?

Sangat, karena mulai dari kecil suka diajak nonton bola. Papa seringkali mengajak saya untuk menonton langsung ke tempat pertandingan. Bahkan, seringkali Papa juga berdiskusi tentang sepakbola  saat waktu senggang.

Apa impian anda yang belum tercapai di dunia sepak bola?

Melihat industri sepak bola Indonesia sebagai industri yang terpandang dan professional.

Apa tujuan mengikuti seleksi untuk menimbah ilmu di UEFA Certificate in Football Management?

Tujuannya untuk menimba ilmu dalam manajemen sepakbola, karena UEFA adalah institusi bola khususnya di Eropa, yang notabene industri bola sudah sangat professional. Aku berharap untuk bisa mendapatkan banyak pelajaran dan ilmu baru supaya bisa dibawa dan diaplikasikan ke negara sendiri.

Apa saja tahapan-tahapan yang sudah dilakukan untuk mengikuti UEFA Certificate in Football Management?

Pertama pendaftaran online berisi essay dan biodata diri serta pengalaman-pengalaman dan keterlibatan dalam sepak bola di negara sendiri. Lalu, setelah menunggu sekitar sebulan, kandidat yang diterima harus mengikuti online interview melalui skype, yang langsung di lakukan oleh UEFA Recruitment Team & Academy.

Menjadi satu-satunya putri Indonesia yang lulus mengikuti kursus manajemen sepak bola, bagaimana perasaannya dan apa pesannya bagi perempuan Indonesia yang mencintai sepak bola?

Perasaannya tentu senang sekali dan semakin bersemangat untuk belajar lebih giat lagi supaya yang aku lakukan ini berguna untuk Madura United. Pesannya bahwa sepak bola bukanlah dunia yang hanya bisa disukai dan didominasi laki-laki. Perempuan juga bisa terlibat dalam dunia sepak bola. Jangan pernah ragu-ragu atau tidak pede hanya karena kita perempuan. Kita bisa kok melakukan semua yang dilakukan laki-laki jika mempunyai kemauan.

Apa sebenarnya kunci bisa lulus kursus tersebut?

Kuncinya niat dan belajar yang giat, jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan yang sudah didapatkan ini.

Setelah selesai menimba ilmu, apa yang ingin diberikan kepada Madura United dan inovasi apa yang diharapkan bisa terjadi di Madura United?

Harapannya supaya Madura United FC bisa menjadi klub yang lebih professional dan terpandang, dengan inovasi-inovasi yang belum dilakukan sebelumnya oleh klub di Indonesia. Intinya adanya perubahan yang positif dengan aku mengikuti program ini.

Sebelum berangkat tentu ada persiapan yang matang, siapa saja yang sudah diajak diskusi tentang manajemen sepak bola dan buku-buku apa saja yang sudah dibaca tentang sepak bola?

Baca buku judulnya Soccernomics oleh Simon Kuper and Stefan Szymanski. Buku ini banyak mengambil ilmu-ilmu yang dipakai oleh klub luar dan inovasi-inovasi dalam perekrutan pemain dan semuanya dikemas melalui cara pandang ekonomi, bisnis dan manajemen klub juga banyak dibahas di buku ini.

Klub apa di dunia yang menjadi inspirasi Annisa Zhafarina untuk dijadikan patokan Madura United dalam sektor manajemen?

Untuk manajemen aku sangat mengagumi Manchester United. Cara pemasaran, iklan, manajemen dan merchandise system mereka sangat bagus, sehingga mereka menjadi klub paling terkenal di dunia. (bri)

 

Komentar

News Feed