Cuti Bersama Idulfitri 2020 Ditiadakan, ASN Diminta Tetap Bekerja Jelang Lebaran

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) DITIADAKAN: Cuti bersama Idulfitri 2020 ditiadakan sebagai dampak wabah Covid-19.

Kabarmadura.id/Sumenep-Bupati Sumenep A Busyro Karim mengeluarkan surat edaran (SE) nomor 800/774/435.203.2/2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sumenep. Dalam surat tersebut disebutkan, cuti bersama Idulfitri 2020 ditiadakan. Untuk itu, ASN di Sumenep tetap bekerja sebagaimana biasanya jelang lebaran.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep Abd. Madjid melalui Kepala Bidang (Kabid) Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan (PKAP) Sumenep Linda Mardiana mengatakan, cuti bersama menjelang lebaran ditiadakan. Alasannya, masyarakat tidak boleh bepergian ke luar rumah atau liburan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Bacaan Lainnya

“Cuti bersama menjelang Idul Fitri ditiadakan,” katanya, Rabu (13/05/2020).

Solusinya, pemerintah menggeser cuti bersama Hari Raya Idulfitri dari Mei 2020 ke Desember 2020 akibat wabah Covid-19.

Peniadaan cuti bersama ini tidak hanya berlaku di Sumenep, tetapi seluruh Indonesia. Keputusan ini didasarkan kepada Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 174 Tahun 2020, Nomor 01 Tahun 2020 dan Nomor 01 Tahun 2020, bahwa cuti bersama Hari Raya Idulfitri yang semula tanggal 26-29 Mei 2020, dicabut dan digeser ke akhir tahun pada tanggal 28-31 Desember 2020.

Kemudian, perubahan hari libur nasional dan cuti bersama ini dituangkan kembali dalam Revisi SKB 3 Menteri Nomor 391 Tahun 2020, Nomor 02 Tahun 2020 dan Nomor 02 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 728 Tahun 2019, Nomor 213 Tahun 2019, Nomor 01 Tahun 2019 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020.

“Pergeseran cuti bersama di akhir tahun dilakukan dengan pertimbangan Covid-19,” paparnya.

Linda melanjutkan, cuti bersama nantinya dilakukan pada 28,29,30,dan pada tanggal 31 Desember sebagai pengganti cuti bersama Idulfitri.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Sumenep Nurus Salam mengatakan, pergeseran cuti bersama di akhir tahun dilakukan dengan pertimbangan bahwa wabah Covid-19 diperkirakan telah tertangani dengan baik. Selain itu, akhir tahun juga merupakan masa liburan sekolah dan memberikan waktu pada keluarga untuk memiliki waktu yang cukup dalam merencanakan liburan.

Politisi Gerindra itu meminta agar ASN patuh terhadap aturan tersebut. Sebab, kebijakan tersebut dari pemerintah pusat yang kemudian ditindaklanjuti oleh bupati Sumenep. Kemudian, Dinas terkait juga harus dapat melakukan pengawasan, khawatir para ASN libur duluan.

“ASN Nakal perlu ditindak,” pungkasnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *