oleh

Dalam 3 bulan, Pengadilan Agama Pamekasan Terima 1063 Perkara

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Pengadilan Agama (PA) Pamekasan mulai bulan Januari 2019 sampai bulan maret sudah menerima 1063 perkara.

Adapun yang sangat menonjol jumlahnya di jenis perkara perkawinan isbat nikah jumlahnya 338 perkara, rinciannya Januari 249 Perkara, pebruari 62 perkara, dan maret 27 perkara.

Menurut  Hery Kushendar Panmud Hukum PA Pamekasan, perkara perkawinan isbat niikah merupakan perkara yang baling banyak terdaftar, salah satu penyebabnya adalah orang yang menikah tidak mempunyai uang untuk mendaftar ke KAU di awal perkawinan mereka.

“Ada yang sebagian tidak mempunyai uang untuk mendaftar,” tuturnya.

Penyebab lainnya adalah ketika proses pernikahanannya sudah melakukan pendaftaran kepada kepala desa di daerahnya, namun hal itu tidak di tindaklanjuti oleh kepala desa tersebut.

”Sudah mendaftar kepada kepala desa, tapi setelah diminta kepada kepala desanya surat nikahnya tidak ada” papar terangnya.

Mengenai perkara yang lain perkara cerai talak di bulan Januari 48 perkara, Pebruari 47 perkara, maret, 33 perkara, jumlahnya selama 3 bulan 128 perkara.

Sedangkan, Perkara Cerai Gugat  januari ada 93 perkara, pebruari 95 perkara, maret 69 perkara, dan ada 257 Perkara.

Perkara yang lainnya, dari bulan Januari danri sampai bulan maret perkara yang di cabut ada 19, perkara ijin poligami 1 perkara, perkara perwalian ada 2 perkara, dipensasi kawin ada 3 perkara, wali adlof 3 perkara, penempatan ahli waris ada 5, perkara yang tolak ada 1, perkara tidak diterima ada 4, perkara gugur ada 8, perkara yang dicoret dari register ada 2 perkara, jadi total perkara mulai dari bulan Januari sampai bulan maret tahun 2019. (km47/pai)

Komentar

News Feed