Dalam Ancaman Banjir, Pemkab Pamekasan Didesak Rampungkan Normalisasi Sungai

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) MEMPRIHATINKAN: Kondisi salah satu sungai di Pamekasan semakin sempit oleh gundukan tanah.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Derasnya hujan yang kerap kali mengguyur Pamekasan belakangan ini, dikhawatirkan mengakibatkan banjir. Kekhawatiran itu muncul dari kelompok pemerhati sungai Sungai Watch Pamekasan (SWP). Sebab, mengaca pada tahun-tahun sebelumnya, banjir kerap terjadi di akhir tahun.

Karena itu, Ketua SWP, Jatim, mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan segera merampungkan kegiatan normalisasi sungai. Sebab hasil pengamatannya, kondisi sungai di Pamekasan sangat memprihatinkan. Bahkan, 21 ribu hektar lebih sungai di Pamekasan rusak.

“Sungai kita sudah sangat rusak. 40 persen kerusakan itu karena pertambangan,” ungkap Jatim.

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Ismail membenarkan rusaknya sungai di Pamekasan. Tidak hanya kondisi sungai yang rusak, daerah resapan air juga semakin berkurang. Sementara itu, Pemkab Pamekasan tidak memiliki anggaran yang cukup untuk menormalkan sungai.

Karena itu, pihaknya mendesak agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur turun tangan mengatasi normalisasi sungai. Sebab, salah satu sungai yang kondisinya parah yaitu Sungai Semajid yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) sekaligus yang memiliki anggaran lebih untuk melakukan normalisasi sungai.

“Kalau hanya mengandalkan APBD tidak akan cukup. Rp1 miliar saja hanya bisa menormalisasi beberapa meter sungai saja,” ucapnya.

Menurut informasi yang berhasil didapat Kabar Madura, Pemkab Pamekasan telah menggelar rapat pada Selasa (23/11/2021). Rapat tersebut tentang penanganan bencana di Pamekasan. Termasuk menjadi poin rapat yaitu perihal penanganan banjir. Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan Totok Hartono di ruang Wahana Bina Praja.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *