Dalam Dua Bulan, Bantuan Air Bersih Habiskan Rp1,3 Miliar

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan menghabiskan dana Rp1,3 Miliar untuk bantuan air bersih selama bulan Agustus hingga September 2019. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Pamekasan.

Ketua BPBD Pamekasan Akmalul Firdaus menyampaikan,bantuan ini diberikan untuk mengatasi dampak kekeringan di Pamekasan, yang tersebar di 80 desa, 325 dusun yang tersebar di 11 kecamatan. Disinggung tentang berapa tangki yang disalurkan kepada masyarakat, ia menyebut rata-rata setiap desa mendapatkan 7 tangki perminggu. Atau dalam 2 bulan, kira-kira terdapat 4.480 tangki air yang disalurkan kepada masyarakat.

Dalam pelaksanannnya ke depan tidak menutup kemungkinan nantinya bisa diperpanjang  untuk bantuan droping air bersih ke setiap desa. Tetapi hal itu harus dikordiansikan dengan BMKG. Jika nanti hasil dari datanya musim kemarau bertambah panjang, maka akan dilakukan penambahan bantuan airnya.

Namun yang jelas SK Bupati mengenai bantuan air untuk mengatasi kekeringan sementara masih berlaku sampai bulan September.

Mengenai penambanhan annggarannya nanti juga akan dikoordinasikan kembali olehnya sehingga dampak kekeringan ini bisa teratasi.

“Karena namanya tanggap darurat, kita tidak bisa merencanakan anggaran dwngan tepat,” ujarnya.

Terkait kemungkinan adanya jual beli air, ppihaknya mengaku tidak menemukan ada air bantuan yang diperjualbelikan. Ia belum menerima laporan dugaan-dugaannya.

“Jual beli air itu tidak ada sebab selalu kita monitor kegiatan itu melalui laporan di group ini,” sambil mununjukkan laporannya ke Kabar Madura.

Dengan demikian para pengirim air bantuan itu selalu mengirim foto serta koordinat lokasinya dan tanggalnya.

“Sehingga peluang untuk melakukan pelanggaran seperti itu sangat kecil sekali,” pungkasnya. (rul/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *