oleh

Dampak Covid-19, Capaian Investasi di Bawah Target

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Kondisi investasi di Kabupaten Sampang lesu. Kondisi itu terjadi, setelah wabah Covid-19 merebak ke berbagai daerah di Indonesia. Sehingga, para investor enggan menanam modalnya. Akibatnya, pergolakan perekonomian di kota dengan slogan Bahari mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sampang, Slamet Wahyudi mengakui, investasi di daerah untuk tahun 2020 tidak mencapai target. Menurutnya, adanya Covid-19 cukup melumpuhkan angka perekonomian, utamanya investor yang biasa memberi investasi.

“Jadi tahun 2020 tidak mencapai target. Untuk target kami, sebesar Rp499 juta, sedangkan sampai saat ini hanya mencapai Rp464 juta. Itu terjadi, lantaran adanya Covid-19 yang mengakibatkan banyak investor tidak lagi berinvestasi ke daerah,” ujarnya, Selasa (26/1/2021).

Meski sudah sangat terbuka kepada perusahaan yang ingin berinvestasi, hingga saat ini masih minim investor masuk. Bahkan, untuk investasi dari perusahaan besar hanya ada tiga. Yakni, PT. Alim Mix, Amin Jaya, dan Gudang Garam. Pihaknya merasa khawatir, dengan rencana menaikan target investasi.

Sebab, selain adanya Covid-19, investor dari luar daerah sulit untuk masuk ke Kabupaten Sampang. “Kalau investasi dari luar daerah, mulai menjabat tidak ada sama sekali, dan ini memang kelemahan saya tidak bisa menarik investor dari luar,” ucapnya.

Kendati demikian, untuk menarik investor, perlu keterlibatan dari dinas lain, yakni dengan berbagai koordinasi. Sebab, ketika ada investor yang ingin membuka usaha di daerah, diyakini mampu mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami sudah berupaya untuk menarik investor dari luar daerah, tapi gagal. Dan ini perlu keterlibatan semua unsur,” tegasnya. (mal/ito)

Komentar

News Feed