Dampak Covid-19, Legislatif Terima Laporan Realisasi DD Dipermainkan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) ANGGARAN: Dampak Covid-19, realisasi anggaran DD/ADD terindikasi dipermainkan.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang dalam waktu dekat akan memeriksa realisasi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD/ADD) tahun 2020. Pasalnya, berdasarkan laporan dari masyarakat, ada sebagain desa yang mengerjakan program sifik yang asal-asalan.

Kemudian terkait realisasinya untuk bantuan Covid-19 dan pengadaan alat seperti masker dan lain sebagainya.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana yang disampaikan Anggota Komisi I DPRD Sampang Aulia Rahman, dengan adanya wabah Covid-19 penggunaan DD/ADD rawan dipermainkan oleh kepala desa. Sebab, hingga saat ini belum ada surat pertanggungjawban (SPj) yang dilaporkan. Padahal saat ini sudah akhir tahun.

Dirinya juga sering menerima laporan bahwa ada desa yang tidak ingin merealisasikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD lantaran anggarannya direalisasikan ke program fisik. Padahal sudah jelas bahwa dengan dampak Covid-19 semua desa harus merealisasikan BLT DD.

“Anggaran DD/ADD tahun 2020 ini rawan dipermainkan, jadi dalam waktu dekat kami (red) akan melakukan mengecekan ke bawah,” ungkapnya, Senin (7/12/2020).

Selain itu,kata Aulia, sering menerima laporan dari masyarakat terkait realisasi DD/DD tersebut, utamanya dalam program fisik yang dikerjakan dengan asal-asalan. Padahal tahun 2020, anggaran DD/ADD tersebut diutamakan untuk bantuan dampak Covid-19. Namun masih ada desa yang berani melaksanakan program fisik.

Padahal selain masuk akhir tahun, saat ini sudah musim hujan. Sehingga untuk melakukan program fisik yang bersumber dari DD/ADD yang jelas akan mengalami kesulitan. Dan realisasinya tidak akan maksimal.

Kemudian, karena tahun 2021 akan ada beberapa desa yang menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) untuk memastikan agar dalam realisasi anggaran DD/ADD tersebut tidak ada kepentingan tertentu. Jika nanti ada temuan yang jelas dirinya memasrahkan kepada pihak yang berwajib.

“Saya sering nerima laporan. Jadi nanti akan kita pertanyakan realisasi DD/ADD ini, dari jumlah anggaran yang terserap berapa persen, termasuk untuk program fisiknya. Apalagi sekarang ini mendekati pilkades, pasti banyak kepentingan-kepentingan,” katanya. (mal/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *