oleh

Dampak Covid-19, UTM Ringankan hingga Bebaskan Pembayaran UKT

Kabarmadura.id/BANGKALAN – Sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masih menggelar registrasi ulang bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020. Salah satunya termasuk PTN Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Di tengah wabah Covid-19 yang berdampak pada perekonomian masyarakat,
Rektor UTM Muh. Syarif akhirnya memberikan keputusan keringanan biaya pembayaran uang kuliah tunggal (UKT). Keringanan yang diberikan yakni mulai bantuan UKT melalui program kartu Indonesia pintar (KIP) hingga pembebasan pembayaran UKT.

Keringanan tersebut berlaku untuk mahasiswa yang mengajukan di semester gasal tahun akademik 2020/2021.

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran (SE) nomor 273/UN46/HK.02/2020 yang ditandatanganinya secara langsung tanggal 14 Agustus 2020 lalu.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami sebagai kampus negeri di Bangkalan kepada para mahasiswa di tengah wabah Covid-19,” katanya, Jumat (21/8/2020).

Rektor UTM yang telah menjabat dua periode itu menyikapi wabah Covid-19 yang belum berakhir ini, membawa dampak krisis multidimensi. Sehingga, pihaknya resmi mengeluarkan kebijakan pembebasan dan pemberian keringanan pembayaran UKT bagi mahasiswa UTM.

Kebijakan keringanan itu, Syarif mengatakan, yakni bermacam-macam, tergantung besaran gaji orang tua selama wabah Covid-19 dan kondisi perekonomian keluarga mahasiswa. Subsidi itu sendiri mulai dari keringanan pembayaran UKT kriteria pembebasan sementara atau penundaan pembebasan UKT.
Kemudian ada subsidi pembayaran UKT dengan cara bisa mengangsurnya. Angsuran pembayaran UKT dapat dilakukan selama 3 kali.

Tak hanya itu, keringanan juga meliputi pengurangan pembayaran UKT hingga 50 persen. Kebijakan keringanan ini, katanya, bisa diajukan kepada seluruh mahasiswa di UTM baik mahasiswa lama atau mahasiswa baru yang mengajukan.

Kebijakan keringanan tersebut juga diperjelas dengan SE yang diterbitkan pada tanggal 18 Agustus 2020 dengan nomor 273/UN46/HK.02/2020. Harapannya, UTM dapat memberikan jaminan; tidak ada mahasiswa yang kesulitan melanjutkan kuliahnya karena kesulitan membayar UKT akibat terdampak wabah ini.

“Semoga dengan kebijakan ini bisa membantu mahasiswa UTM yang juga terdampak Covid-19. Harapannya, agar tetap bisa mendapatkan dan melanjutkan pendidikan pada semester berikutnya,” pungkasnya. (ina/nam)

Komentar

News Feed