Dampak Sistem Zonasi, Baru Satu Sekolah di Pamekasan Capai Pagu PPDB

  • Whatsapp
KM KHOYRUL UMAM SYARIF- PPDB: Orang tua siswa sedang mendaftarkan anaknya di SMPN 2 Pamekasan 

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Hingga H-1 penutupan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pamekasan, baru satu sekolah dari 34 SMP negeri di Pamekasan yang mencapai pagu awal PPDB. Sementara, 33 SMP negeri sisanya masih mengalami kekurangan siswa.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan Moch. Tarsun melalui Kepala Pelaksana Pedoman Teknis (Domnis) PPDB Sadikun mengatakan, sejak dibukanya PPDB SMP negeri melalui sistem zonasi sejak 2 Juli lalu, hingga saat ini baru ada satu sekolah yang mampu memenuhi pagu siswa.

“Dari seluruh SMP negeri yang ada, hanya SMPN 1 Pamekasan yang mencapai pagu siswa sampai hari ketiga ini,” paparnya, Kamis (4/7).

Kendati tidak semua SMP negeri mampu memenuhi pagu yang sudah ditetapkan, Sadikun mengatakan, pihaknya tetap akan menutup pendaftaran PPDB di seluruh SMP negeri sesuai dengan jadwal yang telah dikeluarkan dan disepakati oleh semua kepala sekolah.

Ditambahkan olehnya, pada tahun 2018 lalu, pagu PPDB tingkat SMP tidak satupun sekolah yang mampu mencapai target pagu. Kendati demikian, pihaknya sangat yakin, seluruh anak usia sekolah yang ada di Pamekasan, sudah bersekolah, baik itu masuk ke SMP negeri atau pun ke SMP swasta.

“Tidak ada perpanjangan waktu PPDB, meski pagu 5.244 itu tidak terpenuhi,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Pamekasan Zaini membenarkan, pagu siswa di sekolahnya sudah terpenuhi, bahkan, jumlah pendaftar yang masuk melebihi target pagu yang ditetapkan di SMPN 1 Pamekasan.

Diungkapkannya, berdasar pagu siswa yang ditentukan, SMPN 1 Pamekasan memiliki pagu siswa sebanyak 320 orang. Jumlah itu kemudian dibagi menjadi 10 kelas, dengan rombongan belajar (rombel) tiap kelas sebanyak 32 siswa. Saat ini, jumlah pendaftar ke sekolah tersebut sudah melewati pagu sebanyak 25 orang,

“Meskipun sudah mencapai pagu, sebelum batas penerimaan siswa itu ditutup, kita tetap membuka pendaftaran PPPD,” paparnya.

Dijelaskannya, penjaringan siswa baru yang diterapkan di SMPN 1 Pamekasan tahun ini, murni menggunakan sistem zonasi, sehingga pihaknya memastikan tidak ada sistem seleksi masuk seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Kendati demikian, pihaknya menegaskan, penerimaan siswa baru di SMPN 1 Pamekasan tetap mengacu pada petunjuk teknis PPDB dengan sistem zonasi, sehingga pihaknya tidak lantas begitu saja menerima peserta didik baru di luar ketentuan sistem yang sudah ditetapkan.

“Ada regulasi yang mengatur dalam sistem zonasi, jadi zona terdekat dengan sekolah itu yang sangat mempunyai peluang untuk diterima,” tambahnya.

Terpisah, Kepala SMPN 2 Pamekasan Mustakim mengatakan, memasuki hari ketiga PPDB tahun ajaran 2019/2020, jumlah siswa pendaftar di sekolahnya saat ini belum mencapai pagu yang ditentukan. Diungkapkannya, dari pagu siswa sebanyak 288 orang, saat ini pendaftar masih sebanyak 264 orang.

“Jika beracuan pada pagu yang ada masih kurang 24 siswa,” pungkasnya. (km47/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *