Dana Alkes di Dinkes Sumenep Tidak Terserap Seratus Persen

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) BERTAHAP: Penggunaan dana alkes  di sejumlah puskesmas belum terserap keseluruhan.

KABARMADURA.ID | SUMENEP – Penggunaan dana alat kesehatan (alkes) hingga saat ini tidak terserap. Lambatnya realisasi anggaran itu dikarenakan belum adanya pengajuan dari pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Sumenep Agus Mulyono mengatakan, anggaran dana alkes masih belum terserap seratus persen. Sayangnya, instansinya belum bisa merinci dana apa saja yang belum terserap. Namun dijelaskannya, anggaran untuk alkes nilainya Rp1.004.610.000.

Bacaan Lainnya

“Semua kebutuhan pasti dipenuhi, yang penting ada pengajuan dari puskesmas masing-masing,” katanya, Minggu (17/10/2021).

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Sumenep Moh. Nur Insan menambahkan, alkes yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saat ini masih terserap Rp449 juta lebih. Sebagian puskesmas masih belum menyetorkan pengajuan pencairan dana alkes.

“Penyerapan disesuaikan dengan kebutuhan yang ada,” ujarnya.

Diketahui, peralatan kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit maupun di fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Dasar tersebut yakni, tertuang dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 98. Yakni, peralatan kesehatan yang tersedia harus aman, bermanfaat, bermutu dan terjangkau. Kemidian, UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit Pasal 7 bahwa Rumah Sakit Harus Memenuhi Persyaratan Peralatan.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin mendesak agar serapan alkes segera diselesaikan. Sebab, keberadaan alkes di puskesmas sangat kekurangan. Utamanya, lab di masing-masing puskesmas tidak terpenuhi semua.

“Penggunaan dana alkes harus tepat sasaran, serta keterbukaan dan perincian harus jelas,” paparnya.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *