Dana BOS/BOP 2020 Meningkat

  • Whatsapp
(KM/IMAM MAHDI ) NAIK: BOS dan BOP naik rata-rata Rp100.000 untuk semua tingkat pendidikan, kecuali BOP meningkat 2 kali lipat.

Kabarmadura.id/Sumenep-Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep menyebut Bantuan Operasaional Sekolah (BOS) pada Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah(MTs), dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) meningkat. Bahkan, bantuan operasional pendidikan (BOP) pada Raudathul Athfal (RA)tahun 2020 meningkat drastis. (Selengkapanya di Grafik)

Kepala Seksi Pendidikan dan Madrasah (Pendma) Kabupaten Sumenep Mohammad Tawil mengatakan, dana BOS dan BOP tahun 2020 memang meningkat. Kenaikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas siswa dan siswi madrasah di setiap jenjang.

“Kenaikan BOS dan BOP menjadi evaluasi di setiap madrasah, agar kualitasnya lebih ditingkatkan,” katanya, Rabu (22/01/2020).

Dijelaskan, dana BOS dan BOP Madrasah se-Kabupaten Sumenep akan menelan dana sebesar Rp70 miliar. Rinciannya, dana BOS Rp58 miliar dan BOP sebesar Rp12 miliar. Harapannya, penambahan dana tersebut dapat membantu madrasah dalam mengalokasikan anggaran yang berorientasi pada mutu pendidikan madrasah agar benar-benar bermutu dan berkualitas.

“Jika ada kekurangan dari dana tersebut karena ada penambahan siswa maka kemenag akan mengajukan lagi pada pemerintah pusat,” ujarnya.

Tawil menjelaskan, jumlah siswa dan siswi madrasah se-Kabupaten Sumenep sebanyak 1.116.414. Pencairannya masih menunggu juknis.

“Biasanya dana tersebut turun triwulan pertama minggu ketiga,” paparnya.

Antara BOP dan BOS pencairannya akan dilakukan secara bersama. Sebab, hal tersebut menyangkut aturan dari pemerintah pusat. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk siswa. Bahkan, bisa juga dipergunakan untuk non-personalia, misalnya proyektor dan sarana dan prasarana lainnya.

“Masing-masing sekolah saat ini masih proses pengumpulan berkas,” ujarnya.

Guru MA Sumenep Badri mengatakan, sangat senang dengan naiknya Bantuan BOS/BOP. Menurutnya, dengan meningkatnya bantuan tersebut maka dapat memenuhi kebutuhan siswa serta sekolah, misalnya butuh proyektor serta perlengkapan alat sekolah lainnya.

“Kami harap dana BOS/BOP cepat terlaksana,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Rozah Ardhi Kautsar mengaharapakan agar sekolah bisa mengatur pengalokasian dan penggunaan dana BOS dan BOP sesuai peruntukan atau sesuai rencana anggaran kerja yang ada. Dengan demikian, anggaran tersebut bermanfaat dan tepat sasaran.

”Penggunaan dana itu harus dikelola untuk pemenuhan kebutuhan operasional sekolah,” pungkasnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *