oleh

Dana Insentif Nakes Ngendap

Kabarmadura.id/Sampang-Dana insentif para tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Sampang sampai saat ini tidak kunjung disalurkan. Dana untuk para pejuang kesehatan dalam melawan Covid-19 itu belum ada kejelasan. Bahkan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat belum bisa memberikan kepastian perihal kepastian pencairannya.

Sekretaris Dinkes Sampang Asrul Sani menuturkan, hingga saat ini bantuan untuk tenaga kesehatan yang berkecimpung di penanganan pasien Covid-19 sama sekali tidak ada yang cair. Sebab, masih dalam proses pengajuan.

Adapun nominal bantuannya, setiap nakes dari pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) atau rumah sakit akan berbeda. Sehingga, ada dua puskesmas  mendapatkan insentif lebih banyak. Insentif itu diketahui dua puskesmas tersebut lebih banyak yang menangani pasien Covid-19, yakni  Puskesmas Kemoning, dan Banyuanyar.

“Di Sampang hanya ada dua Puskesmas yang dapat bantuan insentif lebih banyak, dan itu di area perkotaan,” ungkapnya, Rabu (16/9/2020).

Ditambahkan Asrul, pengajuan untuk mencairkan insentif nakes ini hingga sekarang sudah ketiga kalinya, namun dari pusat hingga saat ini belum juga turun. Bahkan saat ditanya jumlah nakes di Sampang yang menerima insentif pihaknya mengaku tidak tahu, tetapi untuk nakes yang dari RSUD. Mohammad Zyn sekitar 40 orang.

Untuk nominal antara perawat, bidan, dan dokter dana insentif nakes besaran insentif bergantung pada tugas dan tanggung jawab masing-masing nakes. “Dokter spesialis, perawat dan bidan,  nominalnya tidak sama, dan prediksi dicairkan bulan September ini,” pungkasnya, (mal/mam).

Komentar

News Feed