oleh

Dana Kapitasi JKN Pamekasan Naik Rp2 Miliar

Kabarmadura.id/Pamekasan–Kabupaten Pamekasan menerima tambahan dana kapitasi atau jasa pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2019, sebesar Rp2 miliar. Penambahan dana kapitasi dengan total Rp38,3 miliar lebih itu, akibat jumlah kepesertaan JKN yang semakin bertambah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinskes) Kabupaten Pamekasan Farid Anwar mengatakan, tahun ini pihaknya menerima tambahan dana kapitasi JKN sebesar Rp2 miliar dari total penerimaan tahun sebelumnya sebesar Rp36,7 miliar.

Namun demikian menurut Farid, dana tersebut tidak langsung bisa dicairkan sekaligus. Akan tetapi, pencairan dana untuk peningkatan pelayanan kesehatan serta fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) milik pemerintah daerah itu, harus dicairkan secara bertahap.

“Yang turun untuk tiga bulan terkahir baru Rp9,8 miliar,” terangnya, Senin (8/4).

Lebih lanjut pria yang juga menjabat Direktur RSUD Slamet Martodirjo Pamekasan itu mengatakan, dana kapitasi itu nantinya akan dibagikan kepada 20 puskesmas milik pemerintah daerah yang ada di Pamekasan.

Sesuai peraturan menteri kesehatan (Permenkes) nomor 21 tahun 2016 tentang penggunaan dana kapitasi JKN, nominal dana yang dibagikan kepada masing-masing puskesmas disesuaikan dengan jumlah warga yang terdaftar JKN BPJS Kesehatan. Sehingga dapat dipastikan, nominal yang diperoleh masing-masing puskesmas tidak sama.

“Terbanyak adalah Puskesmas Batumarmar hampir Rp4 miliar,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Samsuri, meminta dinas kesehatan untuk memaksimalkan pemanfaatan dana kapitasi JKN itu terhadap peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain itu, pengawasan dinkes terhadap pemanfaatan dana kapitasi di masing-masing puskesmas harus ditingkatkan. Khawatir realisasi dana kapitasi itu tidak sesuai dengan regulasi atau aturan yang berlaku.

“Pemanfaatan dana itu harus maksimal untuk meningkatkan layanan kesehatan,” pungkasnya. (pin/pai)

Komentar

News Feed