Dana Pokir DPRD untuk Pengadaan PJU di Pamekasan Terbatas

News41 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan mendapatkan alokasi anggaran ratusan juta dari pokir dewan. Anggaran itu diperuntukkan untuk penambahan penerangan jalan umum (PJU) yang akan dilaksanakan pada 2024 mendatang.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dishub Pamekasan Indah Eka Surgawati mengatakan, ada dua wilayah yang mendapatkan pengadaan PJU, yakni Kecamatan Tlanakan dan Galis, masing-masing wilayah dialokasikan Rp200 juta. Dia memastikan penambahan itu akan terealisasi tahun depan.

“Jumlahnya tergantung dari rencana anggaran biaya (RAB). Kurang lebih ada 9-10 pengadaan. Karena itu dari pokir dewan, jadi kami hanya tinggal melaksanakan saja, sesuai dengan titik lokasi dan jumlah pengadaannya,” ungkap Indah, Senin (13/11/2023).

Baca Juga:  Jumlah Perkara Pidana di Sumenep Didominasi Kasus Narkotika

Selain dari pokir dewan, dia menambahkan, pihaknya juga telah mengajukan pengadaan PJU baru untuk anggaran 2024. Namun, pengajuan itu masih belum bisa dipastikan apakah akan dipenuhi atau tidak, mengingat kondisi anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan cukup minim.

“Angka pastinya saya lupa berapa, tapi yang jelas kami mengajukan banyak, utamanya di daerah Pantura, sekitar empat wilayah,” tegasnya.

Pihaknya kini dalam proses pengadaan material PJU, seperti lampu, kabel, trafo, kap lampu dan lainnya. Nilai anggaran yang diperoleh untuk pengadaan tersebut sebesar Rp100 juta yang bersumber dari PAK. Menurut Indah, anggaran pemeliharaan itu terbilang minim, mengingat terdapat 5.000 lebih PJU yang tersebar di Pamekasan dan harus dilakukan pemeliharaan. Sebab itu, pihaknya harus melakukan alternatif dalam pemeliharaan.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Pamekasan Sentil Dishub Soal Pengadaan CCTV yang Tidak Pernah Jadi Program Prioritas

“Laporan PJU rusak sebulan terakhir ini kurang lebih 25. Setiap ada yang rusak langsung kami perbaiki. Karena perbaikannya tidak selalu soal material, tapi kadang hanya konslet, jadi itu lebih mudah dan lebih murah penanganannya,” jelasnya.

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *