oleh

Dana Sewa Mobil Pejabat Rp84 Juta per Unit

Anggota DPRD Sampang SYAMSUL ARIFIN

Kabarmadura.id/SAMPANG-Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengganti kendaraan dinas dari pelat merah ke kendaraan plat hitam dengan cara menyewa ke pengusaha rental, bakal menelan anggaran yang sangat besar. Dalam satu tahun, mencapai Rp84 juta per unit.

Tahun ini, Pemkab Sampang menarik semua kendaraan dinas milik camat dan sebagian kepala dinas, karena sudah dianggarkan dana sewa kendaraan. Setiap camat, bisa menyewa kendaraan sendiri melalui jasa rental kendaraan yang kredibel di wilayah itu.

“Rata-rata anggaran sewa kendaraan setiap pejabat ini Rp7 juta per bulan, sehingga dalam satu tahun, anggaran sewa sekitar Rp84 juta,” kata Anggota komisi I DPRD Sampang Syamsul Arifin kepada awak media.

Menurut politisi Partai Hanura itu, rencana Pemkab Sampang tersebut, dalam rangka efisiensi anggaran daerah. Sebab jika dibandingkan dengan anggaran pengadaan kendaraan baru, tentu jauh lebih murah. Selain itu, pemkab tidak perlu menyiapkan anggaran pemeliharaan rutin.

Di sisi lain, penggantian kendaraan dinas ini, dapat mendongkrak perekonomian daerah. Sebab, usaha jasa sewa kendaraan di wilayah itu dapat berkembang pesat, sehingga anggaran daerah hanya berputar di daerah. Pihaknya meminta pemkab dalam menyewa kendaraan harus memprioritaskan pengusaha rental di Sampang.

“Kami minta, para pejabat yang mendapat jatah anggaran sewa kendara dinas ini, harus mengutamakan para pengusaha rental lokal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang Suhartini Kaptiati belum bisa dimintai keterangan ihwal jumlah pejabat yang mendapat anggaran sewa kendaraan dinas dan total besaran dana yang dikucurkan. Berkali-kali dihubungi melalui telepon pribadinya, tetap tidak ada respon.

Namun, dari data penarikan mobdin dari BPPKAD sebelumnya, terdapat terdapat 14 mobdin yang dipakai camat. Sementara berdasarkan pemeriksaan BPK tahun 2018 lalu, terdapat 341 mobil dinas yang berada di organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Sampang. Tetapi, itu termasuk mobil operasional hingga ambulans yang dimiliki Dinas Kesehatan dan RSUD.

Jika dihitung dari jumlah institusi, terdapat 75 lembaga, antara lain sekretariat daerah: 9 bagian dan 4 asisten bupati, 1 lembaga sekretariat dewan, 9 lembaga teknis; 7 badan, 1 inspektorat dan 1 RSUD, 19 dinas, 14 kecamatan, 4 BUMD dan 6 organisasi daerah. Jika masing-masing kepala institusi itu memakai satu mobil dinas, sehingga terdapat 75 unit mobil dinas.

Dengan begitu, jika dikalkulasikan dengan anggaran yang harus disiapkan, setiap tahun harus ada anggaran sebesar Rp6,3 miliar. Itu dihitung dari rata-rata pengeluaran sewa per unit sebesar Rp7 juta per bulan selama 12 bulan untuk 75 kepala institusi, direktur RSUD, camat dan organisasi daerah. (sub/waw)

 

Komentar

News Feed