Dandim Pamekasan Tegaskan Paksaan Vaksinasi Dilindungi Aturan

  • Whatsapp
(KM/ ALI WAFA) DIGENJOT: Vaksinasi di Pamekasan terus dimasifkan lantaran baru mencapai 21,15 persen dari target.

KABARMADURA.ID| PAMEKASANKabupaten Pamekasan kini berstatus level 1 pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Status tersebut ditetapkan bersamaan dengan 34 kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur.

Menurut Komandan Distrik Militer (Dandim) 0826 Pamekasan Letkol Inf Tedjo Baskoro,  seharusnya Pamekasan sudah berstatus level 1 lebih awal, sebab kasus Covid-19 di Pamekasan sudah tidak ada. Namun karena capaian vaksinasi masih rendah, sehingga sempat kembali ke level 3. Menurutnya, perjalanan vaksinasi di Pamekasan masih memerlukan banyak kerja keras.

Kendati begitu, penetapan status daerah oleh Kementerian Kesehatan itu bersifat dinamis, bergantung pada capaian vaksinasi di daerah tersebut. Namun dia menegaskan, dalam pelaksanaan vaksinasi tidak unsur pemaksaan. Namun menurutnya, paksaan untuk mengikuti vaksinasi dilindungi oleh hukum.

“Kalau bicara aturan, sudah ada aturannya untuk melakukan vaksin. Jadi boleh dipaksa. Karena kami melindungi,” ujarnya.

Sementara itu, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan menjelaskan, capaian vaksinasi di Jawa Timur target vaksinasi di Jawa Timur yaitu sebanyak 31,8 juta jiwa. Capaian vaksinasi dosis pertama yaitu 53 persen sekitar 17 juta jiwa. Sementara capaian vaksinasi dosis kedua yaitu 23 persen atau sekitar 9 juta jiwa.

“Jadi kalau ditotal, capaian vaksinasi baru 26 juta jiwa dari 31,8 juta yang harus divaksin,” jelasnya.

Atas dukungan dari semua pihak, kini Jawa Timur berstatus level 1. Sebab, proses tracing di Jawa Timur terbilang cukup baik. Ditegaskannya, untuk segera mencapai herd immunity, protokol kesehatan (prokes) harus terus diikuti dan vaksinasi harus terus dimasifkan.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Nanang Suyanto mengungkapkan, capaian vaksinasi di Pamekasan masih 21,15 persen. Vaksinasi terus dilakukan untuk mengejar target capaian 70 persen di akhir Desember 2021 mendatang.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *