oleh

Dapat Restu Gubernur, Sampang Akan Uji Coba PTM Serentak di 11 Kecamatan

Kabarmadura.id/SAMPANG-Setelah menerima surat dari gubernur Jawa Timur tertanggal uji coba pembelajaran tatap muka terbatas, Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang berencana menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) di setiap kecamatan di Sampang.

Surat bernomor 420/11350/101.1/2020 itu menindaklanjuti hasil uji coba di tiga kecamatan sebelumnya yang menggelar uji coba PTM, yakni Kecamatan Torjun, Tambelangan, Ketapang.

Sementara itu, Sampang memiliki 14 kecamatan. Sehingga rencana uji coba PTM lanjutan yang akan dimulai 7 September 2020 mendatang, dilaksanakan secara serentak di 11 kecamatan yang sebelumnya belum menggelar uji coba PTM.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sampang, Nor Alam mengatakan, pada 24 Agustus lalu terdapat enam sekolah dari tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama (SD dan SMP) yang menerapkan PTM. Sejauh ini atau dalam sepekan ini, perkembangannya cukup kondusif, sehingga akan digelar uji coba PTM lagi di SD/SMP.

Kendati uji coba PTM lanjutan sudah direncanakan mulai 7 September 2020, namun dengan catatan, enam sekolah dari tiga kecamatan yang sudah di uji coba kondisinya tidak terjadi paparan Covid-19, sehingga sisa dari tiga kecamatan tersebut secara serentak akan diuji coba.

“Jadi, untuk sekolah lainnya menunggu perkembangannya dari enam sekolah itu,” ungkapnya, Senin (31/8/2020).

Dalam uji coba PTM di setiap kecamatan tersebut, tetap disesuaikan dengan keberadaan tim gugus tugas Covid-19 di setiap kecamatan. Sehingga jika di kecamatan tersebut terdapat tiga tim gugus tugas, maka akan ada 3 sekolah yang diuji coba.

“Untuk SMP, per kecamatan minimal ada dua sekolah yang diuji coba, untuk SD tetap mengacu pada ketersedian gugus (tim gugus tugas, red), yang jelas satu tim gugus tugas, satu sekolah, dan itu masuk sekolah pilihan,” imbuhnya.

Kendati demikian, uji coba untuk 11 kecamatan tersebut akan dilakukan secara serentak pada 7 September. Tetapi untuk mengaktifkan semua sekolah bisa menggelar PTM, tetap harus bertahap.

Selain itu, sekolah tersebut tetap harus menerapkan protokol kesehatan, sedangkan siswa yang masuk dibatasi 50 persen dari jumlah yang ada.

“Sekolah yang diuji coba itu harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, bahkan harus menggunakan masker, hal itu untuk menghindari paparan Covid-19,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pendidikan (DP) Sampang Zainuddin menuturkan bahwa pendidikan ini sangat penting, jadi memang sudah waktunya pendidikan di Kota Bahari mulai dikembalikan seperti semula.

“Ya memang sudah seharusnya, dan semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga ia berharap protokol kesehatan harus diterapkan,” singkatnya.

Sementara itu, Disdik Pamekasan belum menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di 8  kecamatan di pamekasan. Pasalnya, sejumlah kecamatan tersebut hingga saat ini masih masuk zona kuning sesuai peta penyebaran Covid-19.

Meski, dalam ketentuan aturan untuk wilayah masuk zona kuning diperbolehkan melaksanakan KBM tatap muka dengan berbagai persyaratan yang perlu dipenuhi, namun menurut Kepala Disdik (Kadisdik) Pamekasan Akhmad Zaini, kesiapan menggelar KBM tidak bisa menjamin untuk bisa digelarnya pembelajaran, tanpa adanya surat rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 tingkat kabupaten.

“Tinggal menunggu rekomendasi dari gugus covid-19 kabupaten, sudah ada 8 kecamatan yang sudah diajukan, yang zona kuning itu,”ungkapnya, Senin (31/8/2020).

Ditegaskan Zaini, kesiapan sekolah dalam bentuk tertulis, yakni, siap melaksanakan protokol Covid-19, sarana prasarananya dilengkapi, ada hasil kesepakatan dengan komite sekolah, dan ada izin dari orangtua siswa.

“Jadi kami sudah siap full, untuk setiap sekolah rata-rata sudah siap,” tegasnya.

Dia berharap, kendati belum bisa digelar secara tatap muka, kegiatan belajar secara daring dan luring bisa dilakukan, agar pengetahuan anak didik tetap terjaga dengan baik.

“Mudah-mudahan untuk pengelola pendidikan tetap bisa melaksanakan pembelajaran secara daring ataupun luring,”harapnya. (rul/mal/waw)

Komentar

News Feed