oleh

Dari 10 Miliar, 10 Persen Anggaran DKP Tidak Terserap

Kabarmadura.id/Sumenep-Dinas Ketahanan Pangan dan Perternakan  (DKP) Kabupaten Sumenep mengakui, pagu anggaran senilai Rp10 miliar tidak sepenuhnya terealisasi pada tahun 2019.

Kepala DKP Sumenep Bambang Irianto menjelaskan, kurang lebih ada Rp1 miliar yang belum terealisasi dari pagu tersebut. Salah satu penyebabnya adalah berkaitan dengan proses tender yang mendekati batas waktu.

“Setelah kami evaluasi yang menjadi unsur penghambatnya adalah sisa kontrak dari pelaksana tender, penunjukan langsung untuk pengerjaan anggaraan di bawah Rp200 juta, poktan yang mengundurkan diri, dan beberapa pembangunan sarana lainnya. Kalau kerja kami pasti sudah maksimal tentunya,” katanya, kemarin.

Selain itu yang menjadi kendala adalah dari sisi efisiensi pekerjaan yang harus dikerjakan bersama dengan dinas lain. Termasuk juga dari sejumlah 33 kelompok tani (poktan) yang sudah menerima bantuan, ternyata masih banyak poktan yang dinyatakan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Seperti, lanjut Bambang, tidak siapnya menyediakan sarana prasarana yang telah menjadi persyaratan utama. Maka dari persyaratan tersebut banyak poktan yang terpaksa mengundurkan diri, sehingga persoalan tersebut menjadi penghambat pencarian bantuan.

“Misalnya seperti proses pencarian ternak, seperti ayam maka poktan diharuskan menyediakan kandang terlebih dahulu, dan banyak dari mereka yang mundur gara-gara tidak siap untuk menyediakan itu,” imbuhnya.

Sementara untuk pendampingan proses pencarian bantuan pihaknya siap melibatkan dari tiga komponen aparat, mulai dari TNI, pihak kepolisian, dan pegawai dari pihak kecamatan. Sehingga pihaknya memastikan tidak ada anggaran yang luput dari sasarannya. (ara/pai)

 

 

Komentar

News Feed