Data Angka Kematian di Sampang Melonjak Tinggi

  • Whatsapp
(FOTO:KM/FATHOR RAHMAN) MENINGKAT: Sejumlah bed pasien berserakan di halaman RSUD dr Moh. Zyn Sampang, kemarin (6/7/2021).

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Puluhan pasien terinfeksi Covid -19 di Sampang terus meningkat. Per Selasa (6/7/2021), jumlah pasien mencapai 114 orang. Mereka tengah menjalani perawatan intensif di semua ruangan isolasi Covid-19. Kondisi itu terjadi sejak dua pekan terakhir, termasuk meningkatnya jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Sebanyak 109 kamar isolasi yang disediakan RSUD Moh. Zyn Sampang penuh. Kondisi yang sama juga terjadi di ruang unit gawat darurat (UGD).

Bacaan Lainnya

Direktur RSUD dr. Moh. Zyn Sampang, dr Agus Akhmadi membenarkan hal itu. Penambahaan rata-rata didominasi pasien baru. Bahkan diakui, pasien Covid-19 jauh lebih banyak jumlahnya dibanding pasien non-Covid-19. Dia juga mengungkapkan banyaknya pasien yang meninggal dunia.

Penggunaan alat pelindung diri (APD) terhadap tenaga kesehatan (nakes) juga diperketat. Sayangnya, pihaknya kekurangan nakes, termasuk kekhawatiran kurangnya oksigen.

“Selama dua pekan, peningkatannya pesat. Terlebih pekan ini, cukup banyak,” katanya.

Sementara data kematian di Sampang cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang, per bulan Juli 2021, angka kematian mencapai 481 orang. Jumlah itu jauh lebih banyak dibanding tahun 2020 lalu. Yakni selama setahun angka kematian sebanyak 525 orang.

Sementara itu, Plt. Kepala Dispendukcapil Sampang Edi Subinto membenarkan soal tingginya angka kematian itu. Dia meyakini masih ada kematian yang tidak tercatat dalam data.

“Saya yakin ada kematian yang tidak tercakup oleh kami. Namun, selama ini kami sudah berusaha lebih valid mengupdate jumlah kematian, kelahiran dan statistik kependudukan lainnya,” katanya. (man/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *