Data BLT Kemensos Kacau, Dinsos: Kesalahan Itu Wajar

  • Bagikan

Kabar Madura.id/SUMENEP-Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep Moh Iksan menganggap wajar adanya kesalahan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sebab, terkadang ada kesalahan input data yang dilakukan petugas.

Menurutnya, kesalahan data itu nantinya akan dilaksanakan verifikasi dan validasi (verval) ulang. Meskipun sudah turun rekomendasi Kementrian Sosial (Kemensos), namun dirinya akan memasrahkan langsung pada pihak desa terkait validasinya.

“Kesalahan data itu wajar mas, hanya malaikat yang tidak ada kesalahan sama sekali,” katanya, Minggu (3/5/2020).

Dia berdalih, kesalahan itu berasal dari pendataan di desa. Menurutnya, Dinsos hanya menerima data dari pihak desa. Setelah pihaknya mengajukan 65.659 KPM dan yang direkomendasi oleh Kemensos hanya 27.877 KPM.

Menurutnya, 27.877 KPM itu masih dilakukan verval ulang. Hal tersebut untuk menghindari KPM menerima bantuan ganda. Sementara nantinya KPM akan mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000 per bulan selama 3 bulan dari Kemensos RI.

“Datanya sudah dikirim kepada pemerintahan desa (pemdes), nunggu hasil berikutnya,” ujarnya.

Diharapakan, KPM yang menerima bantuan nantinya benar-benar masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. Mereka juga bukan penerima bantuan lain seperti PKH, BPNT maupun BLT DD.

Sementara itu, Kepala Desa Pinggir Papas Abul Hayat menyampaikan, saat ini masih belum ada pencaiaran BLT terhadap desa. Kemungkinan dalam kurun waktu 1 minggu lagi, proses pencairan akan dilaksanakan. Data warga yang diusulakan ke Dinsos sebanyak 100 KPM, dan semua data itu tidak berarti langsung diterima semua.

“Kami saat ini menunggu kevalidan KPM yang telah kami data,” pungkasnya. (imd/pai)

Baca juga  Khawatir Bermasalah, DPRD Sumenep Sidak Proyek Dermaga Dungkek
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan