oleh

Data Sidalih Unggahan KPU Sumenep Masih Rentan Berubah

Kabarmadura.id/SUMENEP-Meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep menyatakan hasil pencocokan dan penelitian (coklit) sudah final dan dapat diinput pada Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). Diketahui, hasil coklit oleh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) diperoleh 828.000 calon pemilih.

Komisinoner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep Syaifurrahman mengatakan, meskipun sudah bisa diinput ke aplikasi Sidalih, belum tentu data yang akan dimasukkan dapat menjadi daftar pemilih tetap (DPT)

“Intinya, 828.000 masih belum menjadi DPT, yang sudah masuk sidalih bisa jadi tidak layak, misalnya ada orang mati yang terdata dan lainnya,” katanya, Selasa (1/9/2020)

Saat ini,  proses pengunggahan ke Sidalih sudah berlangsung di tingkat desa. Setelah selesai, akan dilakukan di tingkat kecamatan kemudian kabupaten.

“Jadi, masih banyak data yang perlu diperbaiki jika nantinya masih ada yang tidak sesuai,” ujar dia.

Rencananya, penetapan data pemilih sementara (DPS) yang nantinya akan berubah menjadi data pemilih tetap (DPT) pada Oktober mendatang.

Sebelum mengunggah data ke aplikasi Sidalih, kata Syaifur, operator di tingkat kecamatan, dalam hal ini panitia pemilihan kecamatan (PPK), menyalin data dari format model A-KWK menjadi format excel Sidalih.

Kemudian, PPK bersama operator KPU Sumenep mengunggah data ke aplikasi Sidalih. Proses unggah data ke Sidalih dilakukan 24 jam penuh untuk menghindari server yang down (turun) karena proses tahapan pilkada serentak.

“Proses siang malam terus akan dilakukan,” paparnya. (imd/waw)

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed