oleh

Datang atas Tugas Yayasan, Noris Bantah Dirinya Disebut Preman

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Disebut sebagai preman yang bermaksud mengacau dan berusaha menggagalkan kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2020, Alvia Noris membantah tudingan tersebut.

Menurutnya, kedatangannya bersama sejumlah rekannya ke SD Plus Nurul Hikmah saat itu dalam rangka menjalankan tugas sebagai kepala Humas Yayasan Usman Al-Farsy.

Dirinya mendapat tugas dari ketua yayasan untuk meninjau SD Plus Nurul Hikmah serta memperlihatkan kondisi SD kepada kepala biro baru yaitu Marzuki.

Menurutnya, kedatangan pihaknya ke sana tidak perlu mendapat izin dari pihak lembaga SD Plus Nurul Hikmah, karena memiliki legalitas dan wewenang atas SD tersebut. “Kenapa harus minta izin,” ucapnya.

Hal ini dibuktikannya dengan sejumlah dokumen di antaranya yaitu dokumen perpanjangan kontrak antara yayasannya dan Yayasan Dharma siswa Madura (YDM) sebagai pemilik SD tersebut.

“Kami memiliki legal standing yang sah,” imbuhnya.

Bahkan menurutnya, klaim bahwa SD Plus Nurul Hikmah adalah lembaga milik Yayasan Usman Al-Farisi adalah tidak benar. Sebab secara formal, SD tersebut masih di bawah kuasa Yayasan Usman Al-Farsy.

“Usman Al-Farisi itu yang menyerobot, mengaku berhak tapi tidak punya bukti,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Noris membantah pernyataan bahwa pihaknya mengumpat dengan kata-kata kotor dan mengancam akan melakukan pengrusakan terhadap lembaga dan berusaha menggagalkan kegiatan Istigasah HSN.

“Tidak, kami juga memiliki etika. Semua yang kami ucapkan baik,” tegasnya.

Dituding sebagai preman dirinya tidak terima. Karena dia memiliki profesi yang jelas dan terpuji. Sementara kata preman berkonotasi pada hal negatif seolah itu adalah profesinya.

“Masa saya preman. Profesi saya jelas kok. Pak Marsuki itu calon bupati kemarin, masa kami preman,” ucap Noris.

Atas tuduhan tersebut, dirinya merasa nama baiknya ternodai. Bahkan, beban moral yang diterima tidak hanya kepadanya tetapi juga kepada keluarganya. Atas dasar itu pihaknya bermaksud akan menempuh jalur hukum.

“Kami akan tempuh jalur hukum atas tuduhan ini,” tutupnya. (ali/waw)

Komentar

News Feed