DBHCHT Bangkalan Diarahkan untuk Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH SA'ED) MENJELASKAN : Kadis Dinkes Bangkalan Sudiyo saat menjelaskan terkait tambahan dana untuk penanganan Covid-19.

Kabarmadura.id/Bangkalan-Jumlah anggaran dari dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT) di Kabupaten Bangkalan mencapai Rp18 miliar. Dari anggaran tersebut sekitar Rp4 miliar dialokasikan khusus penanganan Covid-19.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretarat Kabupaten (Setkab) Bangkalan Iskandar Ahadiyat menyatakan, anggaran dari DBHCT mencapai Rp18 miliar. Dana itu akan diberikan kepadan 7 organisasi perangkat daerah (OPD).

Bacaan Lainnya

Tujuh OPD itu yakni Dinas Kesehatan, RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh, Dinas Perdagangan, Disperinaker, Dinas PUPR, dan Dispertahortbun dan yang terakhir Bag Administrasi Perekenomian.

“Ada 7 OPD yang berhak mengelola DBHCT,  dan Rp4 miliar khusus untuk penanganan Covid-19,” jelasnya.

Dari anggaran Rp4 miliar itu ada di Dinkes dan rumah sakit. Dana penanganan Covid-19 mengacu pada  peraturan pemerintah dan peraturan menteri keuangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo mengatakan, bahwa dana dari alokasi DBHCHT sebagian akan digunakan untuk penanganan Covid-19. Anggaran itu untuk dibelanjakan pembelian alat pelindung kesehatan dan obat-obatan yang berhubungan dengan kekebalan imun.

“Sekitar Rp2 miliar dana dari DBHCT yang dikhususkan untuk penangangan Covid-19,” jelasnya.

Dana yang turun setiap tahun itu, kata Sudiyo, pada tahun ini dana tersebut lebih ditekankan kepada penanganan Covid-19.

Untuk dana lainnya sebagian digunakan untuk kebutuhan operasional maupun pembelian barang yang berhubungan dengan kesehatan. Sementara pada tahun ini dinasnya mendapatkan dana dari DBHCT sebesar Rp5.840.000.000.(sae/mam)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *