oleh

Dedikasi Likda Lahirkan Talenta Muda Berkualitas

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Sejak tahun 2010 didirikan, lumbung intelektual muda (Likda) merupakan sebuah komunitas yang bergerak di bidang pengembangan intelektual dan soft skill anak muda di Kabupaten Pamekasan.

Satu dasawarsa berdiri, Likda sebagai komunitas pengembangan intelektual senantiasa bergerak dan berusaha melahirkan suatu perubahan. Likda didominasi oleh para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Pamekasan.

Namun, tidak hanya mewadahi mahasiswa, Likda juga mewadahi para pelajar dan pamuda putus sekolah. Sejumlah kegiatan edukatif kerap kali dilakukan untuk mengembangkan wawasan anak muda Pamekasan yang memiliki rasa ingin belajar dan memiliki wawasan yang luas.

Likda mewadahi para pemuda dan menanamkan wawasan dari berbagai disiplin keilmuan. Mulai dari ekonomi, agama, filsafat hingga kebijakan publik. Peningkatan wawasan tersebut dilakukan setiap minggu dan dijadwal sesuai materi kajian yang telah ditetapkan.

Filsafat menjadi salah satu fokus disiplin ilmu yang sering dipertajam. Anggota Likda selalu digembleng untuk memiliki ketajaman nalar dan logika dengan memperdalam kajian filsafat.

“Kami di sini belajar bersama, berkumpul tanpa melihat status kami masing-masing,” ungkap Mahmud salah satu anggota Likda.

Anggota Likda sendiri terdiri dari berbagai background dan latar belakang. Keragaman pemikiran dalam Likda telah menjadi fitrah dan sunnatullah. Namun keragaman itu tidak lantas menjadi pemicu perpecahan di internal Likda sendiri.

Meski tidak semuanya dari unsur mahasiswa, wadah ini juga rutin melakukan kajian tentang kebijakan publik. Melakukan pembedahan tentang anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Pamekasan kerap dilakukannya. Sehingga mereka memahami tentang birokrasi pemerintahan berikut anggarannya.

Jebolan Likda terdistribusi ke berbagai tempat, ada yang menjadi guru, ada yang menjadi jurnalis, ada yang menjadi dosen, politikus dan ada juga yang menjadi pengusaha. Karena di Likda mereka tidak hanya diajari satu bidang ilmu melainkan berbagai macam disiplin ilmu.

Eksis selama 10 tahun bukan pekerjaan mudah bagi Likda itu sendiri. Pasang surut, spirit kerap terjadi, namun hal itu tidak menjadi alasan untuk membubarkan diri. Saat ini, banyak talenta muda yang menggerakkan Likda, harapan mereka Likda bisa terus eksis lebih lama lagi.

“Alhamdulillah, out put kami jelas, karena kami dari awal memang untuk melakukan pendistribusian diri masing-masing sesuai kratifitas dan profesinya,” imbuhnya.(ali/mam)

 

Komentar

News Feed