oleh

Dejan Antonic Akui Belajar dari Derby di Piala Presiden

Kabarmadura.id-Tidak membutuhkan waktu lama bagi Madura United untuk kembali menjalani Derby Suramadu kedua tahun ini. Itu terjadi setelah Madura United  dipatikan akan kembali bersua Persebaya Surabaya dalam pertandingan babak 8 besar Piala Indonesia dari harsil drawing yang dilakukan PSSI kemarins  siang.

Derby Suramadu kedua tahun ini, memang berbeda kejuaraan. Namun, pemenang dari dua  pertandingan yang akan dijalani kedua tim akan melaju ke babak semifinal Piala Indonesia. Praktis,  tensi pertandingan antar keduanya akan kembali tersaji dengan  penentuan pemenang berdasar head to head kedua tim.

Bagaimana Dejan Antonic  mempersiapkan pertandingan  Derby Suramadu kedua tahun ini sebelum Derby di Liga 1   musim ini?. berikut wawancara langsung antara Syahid Mujtahdy dari Kabar Madura dengan Dejan Antonic, pelatih kepala Madura United.

Babak perempat final Piala Indonesia, Madura United akan  melawan Persebaya Surabaya dan akan menjadi Derby Suramadu kedua musim ini, bagaimana tanggapan anda?

Terlalu dekat, 2 pertandingan yang sama. Tapi, iya kami harus belajar dari game yang kemarin. Kami harus lebih fokus dan Puji Tuhan, kami bisa lolos ke 4 besar. Kesempatan besar dan anak-anak pasti memiliki semangat yang besar. Sekali, lagi, kami mungkin harus lebih pintar dan lebih fokus dari pada game yang kemarin, lalu kami bisa amendapatakan hasil bagus dan bisa lolos.

Setelah 2 kali kalah di Piala Presiden melawan Persebaya Surabaya, bagaimana anda mengangkat mental bertanding anak asuhnya?

Setuju, setuju, mental pemain, tapi bukan karena kami kalah kemarin. Dua pertandingan kami main bagus sekali kemarin di Surabaya dan di Madura. Saya kira harus lebih fokus, lebih konsentrasi. Tapi kalau kamu lihat dua pertandingan kami lebih bagus dari Persebaya seperti penguasaan bola, kesempatan mencetak gol, dan formasi.

Persebaya kemarin ambil 3 gol di sini (laga kandang), biasanya sering terjadi dari kesalahan. Itu sekolah buat anak-anak dan anak-anak harus lebih fokus dan lebih disiplin di pertandingan.

Apa bedanya Madura United saat menjalani Semi Final Piala Presiden dengan Derby Suramadu yang di depan mata ini?

Tidak ada terlalu banyak beda, karena waktunya terlalu dekat. Kami tidak terlalu banyak waktu untuk persiapan. Kami harus fokus game-game. Formasi dan taktik tidak akan teralu jauh berbeda dari kemarin. Sekali lagi, tim yang tetap fokus bakal lolos, Puji Tuhan itu bisa Madura (United).

Sebererapa optimis anda menatap Derby Suramadu kedua musim ini?

Dejan optimis, tidak usah tanya-tanya. Kalau saya tidak optimis, saya tidak akan ada di sini itu. Sekali lagi, bukan tergantung dari Dejan, tapi semua. Dejan hanya satu bagian dari mesin, ada banyak bagian dari mesin ini. Semua bagian mesin harus jalan sama-sama dan semua bisa membuat Madura lebih bagus.

Saya lihat dari 3 bulan yang kami jalani, Madura United sudah lebih bagus. Anak-anak membuat step yang bagus dan yang penting sekali lagi, jalan kami masih jauh, kami harus fokus seperti biasa.

Bagaimana tanggapan anda soal konsekuensi yang harus ditanggung saat kembali gagal di Derby Suramadu?

Tergantung dari dia, kalau dia mau seperti itu tidak apa-apa. Tergantung dari dia. Tapi ini jadi motivasi bagi kami untuk memenangkan derby nanti. (bri)

Komentar

News Feed