Demi PTM, Legislator Bangkalan Sambut Baik Rencana Vaksin Anak

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) SUDIYO: Kepala Dinkes Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Jumlah anak-anak yang terinfeksi Covid-19 di Bangkalan mencapai 272 anak. Mereka diketahui terpapar oleh kluster keluarga. Rencana pemberian vaksin Sinovac pada anak usia 12-19 tahun, jadi kabar baik untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan. Keputusan tersebut sudah disetujui Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo menjelaskan, resiko penularan Covid-19 pada anak sulit dihindari.

Bacaan Lainnya

“Penyebaran ini memang dari kluster keluarga, karena memang anak posisinya menjadi korban,” ulasnya.

Kendati sudah mengetahui informasinya, tapi Dinkes Bangkalan belum mendapatkan surat edaran resmi. Namun menurutnya, perawatan terhadap anak-anak harus lebih intensif. Meskipun pola pengobatannya sama.

Sedangkan menurut Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan, jika aturan vaksin pada anak sudah dikeluarkan, maka bisa menjadi salah satu prioritas, setidaknya agar pembelajaran tatap muka di sekolah bisa segera dilakukan.

“Kala nanti anak-anak bisa divaksin, maka salah satu yang merasakan dampaknya adalah PTM bisa segera dimulai,” tuturnya.

Nur Hasan juga mengharapkan agar pelaksanaan vaksin bisa diterima dengan baik oleh masyarakat, sehingga semua lini harus bisa saling membantu dan meyakinkan, setidaknya agar penularan tidak semakin meluas.

“Semua harus saling membantu agar pandemi ini bisa segera selesai,” tegas Nur Hasan. (hel/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *