Demi Sepatu, Penyerang Sayap Madura United Rela Menabung

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ SYAHID MUJTAHIDY) KELUARGA SYAFRIE: Penyerang Sayap Madura United U18 Imamuddin Syafrie berswafoto bersama keluarganya.

Kabarmadura.id-Meniti karir di sepak bola tidak mudah, terutama bagi talenta muda yang berasal dari keluarga yang perekonomiannya tergolong menengah ke bawah. Hal itu tidak terlepas pula sepatu sepak bola tidak bisa digunakan dalam cabang olahraga lain, bahkan untuk joging di jalan raya.

Namun, tekad yang kuat dari Penyerang Sayap Madura United U18 Imamuddin Syafrie untuk bermain sepak bola sangat besar. Alhasil, dia menyisihkan uang sakunya guna membeli sepatu sepak bola sendiri, agar tidak memberatkan orang tua.

Bacaan Lainnya

Ketika tabungannya sudah mencapai Rp500 ribu, Syafrie mengajak orang tuanya ke toko sepatu untuk membeli sepatu sendiri. Saat itu, tabungannya cukup untuk membeli sepatu bermerk Ortuseight.

Kedati tidak dapat membeli sepatu yang lebih mahal, siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sampang ini tetap bersyukur. Bahkan, dia bangga bisa memiliki sepatu dari hasil menabung.

“Rela menabung untuk membeli sepatu. Saat itu saya harus menyishkan uang saku saya. Bisa dibayangkan untuk mengumpulkan uang Rp500 ribu itu lama, apalagi uang saku saya juga tidak seberapa. Saya bisa beli sepatu bermerk Ortuseight, tapi saya sudah sangat bersyukur dan senang sekali,” ceritanya kepada Kabar Madura, Kamis (7/5/2020) pagi.

Di samping itu, talenta muda kelahiran 2 Mei 2002 tersebut harus melawan lelah dengan perjalanan Sampang-Pameksan setiap latihan. Dia tidak beristirahat setelah pulang sekolah, lantaran jadwal latihan sore hari.

“Kedua, saya rela bolak balik dari Sampang ke Pamekasan setiap hari, setiap kali latihan. Itu biasanya sepulang sekolah saya langsung. Nanti baru istirahat sejenak di lapangan, kalau memang ada waktu,” sambungnya.

Akan tetapi, buah hati dari pasangan Imam Hidayat dan Aliyah itu tetap menikmatinya. Sebab, dia tengah meniti karir di Elite Pro Academy (EPA) Madura United yang menjadi impian talenta muda Madura untuk menuju level klub profesional.

“Saya senang sekali bisa bermain di Madura United. Meskipun bertemu dengan orang-orang baru, itu jadi tantangan tersendiri bagi saya guna beradaptasi,” tandasnya. (idy/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *