oleh

Demo DPRD Pamekasan, Formaasi Khawatirkan Raperda Legalisasi Tembakau Jawa Masuk Madura

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi) melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Selasa (23/2/2021).

Kedatangan mereka untuk mengklarifikasi ke Komisi II tentang raperda pelegalan tembakau Jawa masuk ke Madura.

Iklal selaku orator dalam aksi tersebut meminta kepada Komisi II untuk membuat perda yang berpihak terhadap kesejahteraan petani tembakau di Bumi Gerbang Salam.

Menurutnya, penegasan tersebut sesuai Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang perlindungan terhadap petani tembakau di Pamekasan serta sanksi terhadap pabrikan yang nakal.

“Kami banyak menemui pabrikan nakal, di antaranya pengambilan sampel di luar ketentuan yang ada. Tapi, tahu-tahu komisi II di masa wabah Covid-19 ini ingin membuat Raperda pelegalan tembakau Jawa masuk ke Madura. Itu yang kami tolak,” terangnya.

Menurutnya, raperda pelegalan tembakau jawa masuk ke Madura bisa menyakiti hati seluruh masyarakat yang di Pulau Garam.

Karena saat ini, dari tahun 2019 hingga 2020, tembakau di Madura sudah overload atau kelebihan produksi.

“Saya juga mendesak pada Komisi II untuk meminta pihak Gubernur Jatim pergub larangan tembakau Jawa masuk ke Madura,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II Ismail A. Rahim saat menemui peserta aksi mengatakan, di perda tahun 2015 sudah jelas melarang masuknya tembakau Jawa ke Madura.

“Ini sudah jelas tembakau Jawa tidak boleh masuk Madura. Dua bulan sebelum dan dua bulan pasca panen tembakau Jawa ini memang dilarang masuk ke sini,” ungkapnya.

Reporter: Zubaidi

Redaktur: Anam

Komentar

News Feed