KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pemerintah Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, optimalkan pengembangan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Pengembangan produk UMKM itu tidak hanya berfokus pada satu sektor. Terdapat berbagai macam jenis produk, mulai dari kerajinan tangan hingga makanan, dan minuman.
Kepala Desa Dasok Fathor Rasyid mengatakan, pihaknya tidak hanya fokus pada satu jenis UMKM, akan tetapi juga melibatkan berbagai macam jenin UMKM. Pasalnya, di desa tersebut, menurut Rasyid, memiliki banyak potensi jenis UMKM.
Di desanya saat ini terdapat 28 UMKM. Kegiatan usahanya membuat produk seperti minuman herbal yang terbuat dari kemangi dan jeruk, sandal, songkok, kerupuk, dan lain sebagainya.
“UMKM-nya tidak hanya fokus di makanan dan minuman. Kami ingin desa ini terkenal dengan ragam UMKM nya. Jadi 28 produk UMKM itu kita fasilitasi dan lakukan pembinaan,” ungkap Rasyid.
Meski pemasarannya tidak begitu luas, pihaknya melakukan evaluasi secara berkala kepada pelaku UMKM di desanya. Tidak hanya itu, pemerintah desa setempat juga melakukan pendampingan dan pembinaan. Mulai dari segi pemasaran, pengemasan, dan manajemennya.
Diungkapkan Rasyid, dalam mengembangkan produk UMKM-nya itu, pengemasan produk menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, selain banyak kompetitor, juga harus menyajikan kemasan yang menarik. Untuk itu, pihaknya melakukan pendampingan guna bisa bersaing di pasar.
“Selain UMKM, kami jugaemgembangkan bidang lainnya. Seperti olahraga dan kesenian. InsyaAllah, tahun 2023 ini sudah ada lapangan cross trail di desa kami,” terang kades yang menjabat sejak 2019 itu.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Wawan A. Husna