oleh

Desa Jarin, Ciptakan Kampung Pertanian tapi Terganjal Ketiadaan Kios Pupuk

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN–Ikhtiar Pemerintah Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan untuk memperkuat potensi pertanian di desanya, belum bisa berjalan mulus. Di desa itu, hingga saat ini belum ada kios pupuk bersubsidi.

Kepala Desa Jarin, H. Muzakki menerangkan, untuk bisa mendapatkan pupuk bersubsidi, harus memasok dari Desa Prekbun, desa sebelahnya, lantaran di desanya tidak ada kios pupuk. Padahal di desanya terdapat enam kelompok tani (poktan).

“Desa Jarin itu luas. Seandainya lima desa dijadikan satu masih lebih luas Desa Jarin,” ucapnya.

Terdapat sekitar 500 hektar lahan pertanian di Desa Jarin. Namun para petani kesulitan untuk mendapatkan pupuk. Sementara tanah Desa Jarin terbilang sangat subur, karena berbagai macam hasil tani, tumbuh subur di sana.

Bahkan, karena potensi pertanian yang dinilai memiliki prospek yang bagus, dengan kesepakatan camat dan para tokoh setempat,pihaknya meresmikan Desa Jarin sebagai Kampung Pertanian. Tapi lagi-lagi terkendala oleh sulitanya untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Potensinya banyak, karena tanah di sini subur. Padi di sini ditanam dua kali, semangka, terong, blewah, tembakau dan banyak lagi,” tutupnya.

Di lain pihak, Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan Sarana Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pamekasan, Slamet Sipriyadi menjelaskan, penentuan kios pupuk merupakan kewenangan pihak distributor pupuk subsidi.

“Dinas tidak punya wewenang untuk itu,” ucapnya.

Menurutnya, untuk bisa memiliki kios pupuk, maka pihak pemerintah desa harus berkoordinasi dengan distributor. Kendati begitu, distributor untuk Kecamatan Pademawu menurutnya tergolong bagus bahkan layak untuk menjadi percontohan bagi distributor lain.

Terdapat tujuh distributor yang membawahi 117 kios di seluruh Pamekasan. Sementara penentuan distributor adalah wewenang PT. Pupuk Indonesia. Pihaknya hanya bertugas mengawasi dan memverifikasi.

Kendati tidak memiliki kewenangan dalam penentuan kios, pihaknya mengaku akan membantu memfasilitasi dengan berkoordinasi dengan distributor setempat. Meski begitu, setiap kios dibatasi jumlah alokasi pupuk.

“Nanti kami sampaikan, siapa tahu ada peluang. Tapi kami tidak janji, karena bukan kewenangan kami,” pungkasnya. (ali/waw)

 

Komentar

News Feed