oleh

Desa Pengoperasian RSU Ketapang

KABARMADURA.ID, Sampang – Rumah Sakit Umum (RSU) Ketapang hingga saat ini tak kunjung dioperasikan. Kendati sudah  dianggarkan sejak tahun 2016, namun pembangunan mega proyek itu belum juga difungsikan,

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Agus Mulyadi menuturkan, RSU Ketapang hingga saat ini memang tidak bisa memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Sebab, masih banyak persyaratan yang harus dilengkapi, salah satu persyaratan sumber daya manusia (SDM).

“Saat ini ada 30 tenaga kesehatan dari puskesmas yang sudah dimutasi ke Pantura, dan semoga segera bisa memberikan pelayanan ke masyarakat,” ungkapnya, Selasa (29/9/2020).

Ditambahkan, mengoperasikan RSU Ketapang tidak mudah, sebab selain dari persyaratan SDM, masih banyak syarat yang harus dipenuhi, seperti kelengkapan fasilitas, dan syarat lingkungan, termasuk membutuhkan pegawai sekitar 150, dan itu masih minimal.

“Untuk fasilitas diprediksi akan memadai, cuma untuk SDM dan lainnya masih proses,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Forum Mahasiswa Sampang (Formasa) Arifin menyayangkan RSU Ketapang yang tak kunjung dioperasikan. Seharusnya gedung megah yang sudah lama berdiri tidak hanya sebatas dijadikan pajangan.

“Dinkes seharusnya sudah mempersiapkan SDM sejak awal pembangunan RSU Ketapang, kalau seperti ini terkesan kurang serius,” jelasnya.

Arifin pemuda asal Banyuates itu juga mengingatkan Pemkab Sampang, jika masyarakat yang ada di pantura saat ini masih kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal. Jarak tempuh ke Kota Sampang menjadi salah satu alasan kenapa RSU Ketapang harus segera dioperasikan.

“RSU ketapang itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat pantura, mayoritas masyarakat selama ini melakukan perawatan ke rumah sakit kabupaten lain, yakni kalau bukan Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Bangkalan, jadi jangan tunda-tunda terus pengoperasian RSU Ketapang ini,” tegasnya. (mal/mam)

Komentar

News Feed