Desa Rek Kerrek Buktikan BUMDes Sejahterakan Warga

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, terus mendorong desa di wilayahnya untuk mengembangkan dan memaksimlakan potensi yang dimiliki. Hal itu bertujuan, agar warga kesejahteraan warga, khususnya di sektor ekonomi bisa meningkat.

Melalui konsep Desa Tematik, Baddrut Tamam ingin mengeksplor seluruh potensi yang dimiliki desa. Konsep itu menjadi salah satu langkah jitu dalam meningkatkan pembangunan melalui partisipasi masyarakat.

Gayung bersambut, Pemerintah Desa (Pemdes) Rek Kerek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, melakukan sejumlah inovasi program untuk meningkatkan taraf ekonomi warga. Salah satu inovasi adalah dengan memaksimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Badan usaha yang diberi nama BUMDes Sejahtera itu, dikelola dengan serius oleh Pemdes Rek Kerek. Bahkan, BUMDes Sejahtera tercatat sebagai BUMDes dengan omset bersih paling besar dari BUMDes yang ada di Kabupaten Pamekasan lainnya dengan omset bersih senilai Rp526,5 juta pada tahun 2020.

Kepala Desa (Kades) Rek Kerek Moh Fadili Azis melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Mohammad Hasyim menyampaikan, ratusan juta pendapatan bersih itu berbuah dari tiga unit usaha yang dijalankan BUMDes Sejahtera, meliputi unit usaha pom mini, sewa excavator, serta jasa antar melalui unit dumb truck.

Pihaknya mengungkapkan, sumbangan pendapatan ketiga unit usaha yang membantu secara langsung pertumbuhan ekonomi di Desa Rek Kerek itu dibagi menjadi dua. 70% atau Rp368,5 juta masuk ke pendapatan asli desa (PADes). Kemudian 30% atau Rp157,9 juta masuk ke modal pengembangan unit usaha BUMDes.

Hasyim membeberkan, dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, sebanyak 17.968 jiwa warga Desa Rek Kerek menjadikan ratusan hektar lahan sebagai tumpuan penghasilan.

Tentu, hal itu perlu didukung mobilitas tinggi, sehingga Pemdes Rek Kerek tengah berupaya merintis unit usaha berupa pertashop atau lembaga penyalur skala kecil resmi dari Pertamina, untuk mendukung kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) warga sekitar.

Hasyim melanjutkan, langkah penambahan unit usaha berupa Pertashop difasilitasi penuh oleh Pemkab Pamekasan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan.

Bahkan, pada Senin (5/4/2021) lalu, DPMD secara khusus melakukan koordinasi dengan Pemdes Rek Kerek, sekaligus meninjau lokasi yang akan dibangun unit usaha baru di BUMDes Sejahtera tersebut.

“Rencana penambahan unit usaha BUMDes bekerjasama dengan Pertamina juga didukung oleh Pemkab Pamekasan,” ungkapnya kepada Kabar Madura, Senin (12/4/2021).

Lebih lanjut Hasyim menjelaskan, 70 persen PADes yang bersumber dari unit usaha BUMDes Sejahter seluruhnya dimanfaatkan untuk membantu peningkatan kesejahteraan warga Desa Rek Kerek.

Pihaknya mengungkapkan, secara khusus Pemdes Rek Kerek mengalokasikan PADes untuk beasiswa pendidikan jenjang strata dua (S-2) dan strata tiga (S-3) bagi warga kurang mampu.

Selain itu, PADes tersebut juga dialokasikan untuk santunan anak yatim, insentif guru ngaji, tunjangan lansia lumpuh, tunjangan bagi takmir masjid atau muadzin, tunjangan kematian, hingga bantuan kepada pondok pesantren, madrasah diniyah, peningkatan kapasitas perangkat desa, dan sebagainya.

Di samping itu, Pemdes Rek Kerek memberikan perhatian tinggi pada kalangan pemuda. Salah satu perhatian yang ditunjukkan Pemdes Rek Kerek yakni dengan mendorong aktifnya Karang Taruna Ramah untuk mengembangkan skill olahraga, terutama di cabang olahraga (cabor) futsal, yang didukung dengan bangunan lapangan futsal.

Selain itu, desa dengan 13 dusun ini memiliki program Rek Kerek Bermunajat. Program itu berupa pengajian atau tawassul dan khotmil qur’an yang digelar secara rutin dari Senin hingga Kamis.

Dimana, seluruh perangkat desa secara bergantian melakukan tawasshul bersama dan khotmil qur’an setiap hari Senin.

Kemudian pada hari Selasa membacaa burdah. Selanjutnya, pada hari Rabu, seluruh perangkat desa diharuskan membaca surat Yaasin, Waqi’ah, Al-Mulk, dan Al-Kahfi. Sementera di hari Kamis, dilakukan pembacaan tahlil dan salawat bersama.

“Kami komitmen untuk bersama membangun desa melalui peningkatan kualitas SDM dengan memberikan beasiswa perguruan tinggi. Tapi dengan syarat, nanti mereka harus kembali lagi ke desa, membantu pengembangan desa ini agar lebih sejahtera dan maju,” tutupnya. (idy/pin/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *