Desak Polres Sampang Tangkap Pelaku Pencabulan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MANDEK: Polisi belum berhasil menangkap pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur di Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Keluarga korban dugaan pencabulan anak usia dibawah umur di Sampang kembali mendatangi Polres. Mereka mempertanyakan alasan polisi belum ditangkapnya pelaku. Padahal, kasus yang terjadi di Kecamatan Kedungdung sudah lama masuk laporan. Sedangkan pelaku masih berkeliaran di Kecamatan Kedungdung.

Kuasa hukum korban, Moh. Jakfar Sodik berharap, agar terduga pelaku yang merupakan ustadz berinisial (SL) segera diamankan. Sehingga, pelaku tidak berkeliaran dan mempertanggung jawabkan perbuatannya. “Kami berharap polisi cepat menangkap pelaku. Sehingga kasus ini segera disidang. Karena keluarga korban cukup kecewa,” ujarnya, Kamis (16/9/2021).

Dia menuturkan, sebelumnya ada upaya ancaman yang dilontarkan terduga pelaku. Agar perbuatannya tidak diceritakan kepada orang lain. Terlebih tidak dilaporkan ke polisi. “Saat itu, ancaman dilakukan bersama saudaranya dengan mendatangi rumah S. Bahkan, mereka membawa sajam tanpa sarung pengaman,” tuturnya.

Pihaknya menilai, jika polisi tidak segera menangkap akan membahayakan keluarga korban. Sebab, keluarga korban tetap melaporkan kasus ini ke polisi agar menjadi efek jera kepada pelaku. “Kami khawatir jika tidak segera ditangkap, pelaku tetap beraksi dan membahayakan bagi anak dibawah umur lainnya,” ucapnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto menyampaikan, kasus pencabulan di wilayah kerjanya terus berlanjut hingga ada tersangka. “Lanjut, penanganannya sesuai prosedur,” responnya singkat.

Sekedar diketahui, diduga pelaku pencabulan merupakan seorang ustad. Dia melancarkan aksinya kepada korban berinisial P. Korban dibawa ke rumahnya dan diperlakukan tidak senonoh pada siang hari.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *