Dewan Juri Hifdzil Quran Apresiasi  BPRS  Sumenep yang Peduli Cipta Bibit Hafiz dan Hafizah 


Dewan Juri Hifdzil Quran Apresiasi  BPRS  Sumenep yang Peduli Cipta Bibit Hafiz dan Hafizah 
(KM/MOH RAZIN)  BIBIT UNGGUL: Kegiatan lomba Hifdzil Quran di Sumenep diapresiaasi dewa juri lantaran memiliki rata-rata kualitas hafalan yang bagus. 

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Memasuki hari ke-3 dalam pelaksanaan lomba Hifdzil Quran (musabaqah hafalan Alquran) juz 1 dan 30 tingkat anak-anak dan remaja se-Sumenep, jajaran dewan juri mengakui kualitas hafalan para peserta yang tampil. 

Bahkan jajaran dewan juri sangat mengapresiasi kegiatan yang dimotori oleh Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep itu. Terlebih, menjadi satu-satunya perbankan yang mengajak dan menanamkan mental Qurani. 

Apresiasi itu lantaran disambut dengan antusias oleh para calon hafiz dan hafizah di Kota Keris ini. Kegiatan yang dilaksanakan BPRS Bhakti Sumekar tersebut bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep. Tujuannya, untuk memfasilitasi lembaga pendidikan di bawah binaan kedua lembaga tersebut.

Ustad Ahmad Syarif Fathoni selaku koordinator jajaran dewan juri pada even tersebut mengatakan, kegiatan ini sangat perlu untuk terus dilestarikan, bahkan jika bisa menjadi agenda tahunan atau berkelanjutan. 

"Tentu kami sangat mengapresiasi, sebab BPRS ini telah memberikan kesempatan kepada para calon hafiz dan hafizah di Sumenep, secara tidak langsung itu sebagai wujud dukungan dari BPRS," kata pria asal dari Desa Kebunan, Sumenep itu, Rabu (5/10/2022). 

Pengasuh Pesantren Tahfidh Riyadlul Quran itu juga melanjutkan, memasuki hari ke-3, para peserta semakin membaik, aroma-aroma juara itu sudah mulai tercium. Itu pertanda, mereka mengikuti perkembangan even ini. 

Dia juga mengimbau agar peserta terus menerus membaca hafalan berulang-ulang dan memerhatikan bacaan serta tajwidnya. Itu sangat membantu untuk menambahkan mental saat mereka tampil. 

"Ini masih tinggal beberapa hari ke depan, tentunya ini peserta tetap terus berlatih, sehingga hasilnya maksimal saat tampil," imbuhnya. 

Salah satu pendamping peserta asal Desa Sogian, Kecamatan Ambunten, Misbahul Khair mengatakan, kegiatan ini mendapat respon positif dari lembaga-lembaga, itu terbukti dari jumlah peserta yang membeludak. 

"Saya dengar info awal dibatasi, tetapi ternyata tidak, makanya pesertanya sangat banyak," paparnya. 

Dia melanjutkan, sebagai bentuk apresiasi maka even tahfiz ini terutama peserta dari delegasinya bakal diposting di website desanya. 

Seperti yang disampaikan Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar, even itu diikuti sangat antusias, dari semula ditargetkan 100 peserta, pendaftaranya sampai 453 peserta, terdiri dari 182 peserta dari wilayah daratan 405 sisanya dari kepulauan. 

"Jumlah itu tentu di atas target kami, sehingga kami tetap memberikan peluang agar mereka bisa tampil dengan tidak membatasi jumlah pendaftar," paparnya. 

Reporter: Moh. Razin

Redaktur: Wawan A. Husna