oleh

Di Balik Kesadaran Rasyid Fansori Berpolitik

Berangkat dari Pengabdian Pondok Pesantren

Proses tidak akan pernah mengkhianati hasil. Ungkapan itu yang cocok untuk menggambarkan perasaan Rasyid Fansori, setelah impiannya duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan hampir pasti berhasil diraih.

KHOYRUL UMAM SYARIF, PAMEKASAN

Pria kelahiran 4 April 1985 itu, tidak mudah menggapai impiannya, butuh proses silturrahmi yang sangat panjang. Rasyid yang berangkat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berhasil meraih simpati suara simpati rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Pamekasan III (Batumarmar, Pasean dan Waru).

Namanya sangat familiar kala menajadi asisten pribadi (aspri) Bupati  Pamekasan Ach. Syarifi’i pada periode 2013-2018. Kini, dia juga menjadi aspri dari Bupati Pamekasan Badruttaman periode 2018-2023.

Calon anggota legislatif (caleg) yang lahir di Pulau Gili Raja Sumenep ini, dipastikan lolos menajadi anggota DPRD Pamekasan periode 2019-2024 berdasarkan hasil rekapitulasi suara Pileg 2019 tingkat kabupaten di gedung PKPRI Pamekasan, Minggu (5/5).

Sebelum mengabdi di partai politik, Rasyid menimba ilmu di Lembaga Pendidikan Darul Ulum Pondok Pesantren (PP) Banyunyar. Kehidupan di pesantren itulah yang menjadi cikal bakal keilmuannya hingga memiliki karakter pemimpin.

Sosok yang sampai saat ini menjadi inspirasi dari aktivitasnya berpolitik, adalah tokoh Partai PPP yang selama ini menjadi panutan umat, yaitu KH. Muhammad Syamsul Arifin, tokoh kiai kharismatik PPP Kabupaten Pamekasan dan juga pengasuh PP Banyuanyar.

Di pondok pesantren inilah dia ikut banyak organisasi dan mampu mengasah kemampuan berkomunikasinya. Rasyid pernah menjadi pengurus OSIS MA Darul Ulum Banyuanyar dan ketua majelis permusyawaratan siswa.

“Di pondok pesantren Banyuanyar saya banyak belajar tentang berorganisasi yang baik dan bisa bisa berkiprah pula di banyak organisasi,” paparnya.

Selepas lulus dari MA, sudah menjadi kewajiban santri Darul Ulum PP Banyunyar  ntuk mengabdi ke masyarakat, atau biasa disebut guru tugas. Dia ditugaskan ke sebuah sekolah Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar selama satu tahun. Setelah itu, baru bisa mendapatkan ijazah MA sekolahnya.

Namun setelah rampung satu tahun pengabdiannya, dia masih tetap tinggal di Desa Blaban sampai melanjutkan ke perguruan tinggi di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Khairat (sekarang Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat).

Proses untuk kuliahnya pun tidak mudah dijalani, karena jauh dari orangtua dan harus mandiri untuk membiayai kuliahnya. Hal itu dapat dipenuhi dengan sambil mengajar di beberapa lembaga pendidikan di wilayah utara Pamekasan.

Semngatnya tidak pernah pupus meskipun keadaan ekonominya jauh dari cukup, dia tetap bersikukuh untuk melanjutkan kuliahnya. Pada masa di kampus, dia juga aktif di banyak organisasi.

Forum Komunikasi Santri  Banyunyar (FKMSB) menjadi wadah perdananya untuk mengasah kemampuan organisasinya, setelah itu dia aktif di Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) yang kemudian menjadikannya sebagai wakil presiden mahasiswa,

Ada cerita yang sangat menggugah ketika dia hadir ke sebuah acara di wilayah utara Pamekasan, sementara dia tidak mempunyai uang sama sekali. Namun kondisi itu tetap membuatnya berangkat, naas, di tengah perjalanan, bensin sepeda motornya habis. Alhasil untuk membeli bensin motor yang ia tumpangi, dia menggadaikan ponselnya sebagai jaminan kepada penjual bensin eceran di pinggir jalan.

Masa sulit itu terus ia lewati dengan sabar dan tabah, karena dia percaya bahwa orang yang berusaha akan mendapatkan hasil yang maksimal.

“Yakin akan usaha serta diiringi dengan do’a adalah hal sangat penting untuk kita jalankan,” paparnya.

Dia berharap, kaum melenial di era sekarang, terus berusaha untuk menjadi orang yang berguna kepada bangsa dan negara, salah satunya berpartai politik. Karena pengaruh dari keputusan partai politik sangat besar dampaknya pada kehidupan masyaratat.

“Teman setia dan sahabat kita, sangat berguna ketika kita memberikan manfaat kepada orang lain,” pungkasnya. (waw)

Komentar

News Feed